Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Delapan Rumah Sakit di Gresik Raih Penghargaan Transformasi Digital JKN dari BPJS Kesehatan

Fajar Yuliyanto • Kamis, 18 Desember 2025 | 18:22 WIB
ASPIRASI: Delapan rumah sakit di Gresik menerima apresiasi dari BPJS Kesehatan Gresik atas dedikasi mereka dalam mempercepat transformasi digital layanan kesehatan.
ASPIRASI: Delapan rumah sakit di Gresik menerima apresiasi dari BPJS Kesehatan Gresik atas dedikasi mereka dalam mempercepat transformasi digital layanan kesehatan.

RADAR GRESIK – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Gresik secara resmi memberikan penghargaan Transformasi Digital kepada delapan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen tinggi rumah sakit dalam mengimplementasikan sistem layanan kesehatan berbasis digital guna mendukung mutu pelayanan Program JKN yang berkelanjutan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, menyampaikan apresiasi mendalam kepada institusi yang telah berupaya maksimal.

Rumah sakit yang menerima penghargaan tersebut adalah RS PKU Muhammadiyah Sekapuk, RS Wates Husada, RS Petrokimia Gresik, dan RS Grha Husada. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada RS Muhammadiyah Gresik, RS Surya Medika, RSU Eka Husada, serta RS Petrokimia Driyorejo. Janoe menegaskan bahwa integrasi sistem digital bukan sekadar tuntutan teknologi, melainkan fondasi untuk menciptakan pelayanan yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Transformasi digital dipandang sebagai kunci utama dalam menghadirkan kenyamanan bagi peserta JKN. Beberapa indikator penting dalam penilaian ini meliputi implementasi layanan antrean online, integrasi sistem klaim, penerapan Elektronik Surat Eligibilitas Peserta (E-SEP), serta penggunaan fitur sidik jari atau Frista.

Penerapan sistem tersebut terbukti mampu mempercepat alur pelayanan, meningkatkan akurasi data, serta meminimalkan potensi kendala administratif.

Dengan sistem yang terukur, fasilitas kesehatan dapat mengelola administrasi secara lebih profesional sekaligus memberikan kepastian layanan kepada masyarakat.

Mewakili pihak rumah sakit, Bagian Informasi dan Teknologi RS Wates Husada, Mashud Azhar, mengungkapkan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi pihaknya.

Menurutnya, dengan sistem digital yang terintegrasi, data layanan dapat dipantau secara real-time, sehingga potensi antrean panjang dan hambatan administratif dapat ditekan seminimal mungkin.

Mashud juga mengapresiasi peran BPJS Kesehatan Cabang Gresik dalam memberikan pendampingan dan koordinasi selama proses implementasi.

Sinergi yang kuat antara BPJS Kesehatan dan rumah sakit memastikan penyesuaian sistem di lapangan berjalan optimal, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh peserta JKN melalui pelayanan yang lebih cepat dan transparan. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#gresik #petrokimia #JKN #BPJS #Rumah sakit