RADAR GRESIK - Hari Menopause Sedunia, yang jatuh pada 18 Oktober, bisa dilihat sebagai kesempatan untuk menyoroti tantangan yang dihadapi wanita di fase kehidupan ini.
Dengan meningkatnya harapan hidup, menopause menjadi bagian penting dari perjalanan wanita, namun sering kali masih dipenuhi stigma dan ketidakpahaman.
Sejak ditetapkan oleh WHO dan IMS pada tahun 1984, fokus utama dari peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan dampak fisik dan emosional yang dialami oleh wanita saat memasuki masa menopause.
Proses alami ini, yang biasanya terjadi antara usia 45 dan 55, sering kali diabaikan dalam diskusi kesehatan, padahal banyak wanita mengalami gejala yang mempengaruhi kualitas hidup mereka.
Dengan tema "Menopause Hormone Therapy" atau bisa diartikan "Terapi Hormon Menopause" untuk tahun 2024, peringatan ini menekankan pentingnya informasi yang tepat mengenai pilihan pengobatan.
Ini membuka ruang bagi diskusi yang lebih luas tentang kesehatan wanita dan mendorong masyarakat untuk lebih memahami dan mendukung wanita yang mengalami perubahan ini.
Hari Menopause Sedunia bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga ajakan untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan peka terhadap isu-isu yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi wanita.(chf/han)
Editor : Hany Akasah