Kebomas – Dalam semangat memperingati Hari Buruh Internasional, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gresik kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui program penyambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan Light Up The Dream (LUTD) yang dijalankan secara nasional oleh PLN.
Sepanjang tahun hingga Mei 2025, sebanyak 27 keluarga prasejahtera di Kabupaten Gresik telah menerima sambungan listrik secara gratis, membuka akses baru terhadap energi yang aman dan berkelanjutan. Program ini tak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas keluarga penerima manfaat.
Manager PLN UP3 Gresik, Andi Seno Hendriatmoko, menjelaskan bahwa program LUTD menjadi bukti nyata bagaimana PLN tak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial masyarakat.
"Hari Buruh adalah momen reflektif untuk menghargai semangat kerja keras masyarakat. Lewat LUTD, kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga, tanpa terkecuali, berhak atas akses listrik yang layak. Ini adalah wujud gotong royong PLN bersama masyarakat," ungkap Andi.
Salah satu penerima manfaat, Fatimah, seorang buruh tambak mengaku sangat terharu dan bersyukur. Selama 15 tahun, ia dan keluarganya harus menumpang listrik dari tetangga karena keterbatasan ekonomi. Kini, berkat bantuan dari PLN, rumahnya dapat terang sendiri, menciptakan kenyamanan dan rasa aman yang sebelumnya tak ia miliki.
"Ini bukan sekadar listrik, ini adalah harapan baru untuk hidup yang lebih baik," tutur Fatimah penuh haru.
PlnBaca Juga: Kartini PLN Siaga Pastikan Keandalan Listrik Jelang Perayaan Minggu Paskah di Gresik
PLN UP3 Gresik menegaskan bahwa program sosial seperti ini akan terus dijalankan secara berkesinambungan sebagai bentuk kontribusi nyata PLN dalam mendukung pemerataan energi dan mendorong pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat. Melalui kehadiran listrik, PLN ingin menyalakan lebih dari sekadar lampu tetapi juga semangat, mimpi, dan masa depan masyarakat Indonesia.
Editor : Cak Fir