Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Harmoni Sejarah dan Edukasi Benteng Van der Wijck di Gombong Kebumen

Hany Akasah • Rabu, 25 Juni 2025 | 22:14 WIB
Benteng Van der Wijck di Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah
Benteng Van der Wijck di Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah

RADAR GRESIK - Benteng Van der Wijck di Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, telah menjelma menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang kian memikat hati wisatawan lokal maupun mancanegara.

Dibangun pada abad ke-19 oleh Belanda, benteng ini awalnya berfungsi sebagai pusat pertahanan militer dan tempat pelatihan prajurit KNIL. Struktur bangunannya yang kokoh dengan desain khas Eropa tak hanya menambah nilai estetika, tetapi juga menyimpan kisah sejarah yang mendalam.

Keunikan Benteng Van der Wijck terletak pada bentuknya yang segi delapan dan material bata merah yang mendominasi, membuatnya mudah dikenali dari kejauhan.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Surga Bawah Laut, Legenda Raja Ampat dan Kekuatan Kapatnai di Balik Pesona Bahari Papua

Bangunan ini juga dikenal sebagai salah satu benteng pertahanan tertua yang masih berdiri tegak hingga kini. Setelah masa kolonial berakhir, benteng ini sempat terbengkalai sebelum akhirnya dikelola ulang sebagai tempat wisata.

Kini, pengunjung dapat menjelajahi setiap sudut benteng sambil menyerap informasi sejarah melalui papan-papan edukatif yang tersedia. Kombinasi antara sejarah, arsitektur, dan wisata menjadikan Benteng Van der Wijck alternatif menarik bagi wisatawan yang ingin berlibur sambil memperkaya pengetahuan.

Dalam upaya pelestarian dan promosi, pemerintah daerah bekerja sama dengan sektor swasta untuk mengelola area benteng ini, melengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang.

Baca Juga: Kunjungan Edukatif , Warga Bawean Kagumi Pengelolaan Sampah yang Tak Berbau di Desa Randuboto Gresik

Tersedia wahana kereta mini yang mengelilingi benteng, taman bermain anak, serta spot foto menarik yang menjadi incaran di media sosial. Lebih dari itu, sebuah museum kecil turut hadir, menyimpan barang-barang peninggalan zaman kolonial, termasuk peralatan militer dan dokumen sejarah.

Setiap akhir pekan, jumlah pengunjung meningkat drastis, terutama dari kalangan pelajar dan keluarga yang ingin mengenalkan nilai-nilai sejarah kepada anak-anak mereka.

Selain bersifat edukatif, tempat ini sering dijadikan lokasi kegiatan komunitas serta pengambilan gambar untuk film berkat suasana kunonya yang khas. Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, fasilitas umum seperti toilet, tempat ibadah, dan tempat parkir direnovasi secara rutin.

Baca Juga: Harmoni Ludruk di Sedekah Bumi Dadapkuning, Lestari Budaya Mempererat Silaturahmi

Harga tiket masuk yang terjangkau juga menjadi daya tarik tersendiri bagi berbagai kalangan. Dengan manajemen yang semakin baik, Benteng Van der Wijck telah bertransformasi dari sekadar bangunan tua menjadi simbol pelestarian sejarah yang hidup.

Perubahan Benteng Van der Wijck menjadi objek wisata edukatif tidak terlepas dari peran aktif masyarakat sekitar yang gencar mempromosikan lokasi ini melalui platform media sosial dan acara budaya.

Berbagai festival dan pertunjukan seni sering diselenggarakan di area benteng untuk menarik minat pengunjung dan mendekatkan generasi muda kepada sejarah lokal. Peran masyarakat setempat sangat penting dalam menjaga kebersihan serta memberikan informasi sejarah kepada pengunjung secara sukarela.

Baca Juga: Duka di Puncak Lawu, Mbok Yem Sang Penjaga dan Sahabat Pendaki Kini Tinggal Kenangan

Meskipun sebelumnya berfungsi sebagai benteng militer, kini suasananya lebih ramah dan terbuka bagi siapa saja yang ingin berkunjung. Lokasinya yang strategis, dekat dengan pusat kota Gombong, memudahkan akses ke benteng, baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Pemerintah daerah juga mengakui potensi besar tempat ini dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, edukasi sejarah dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.

Benteng Van der Wijck sekarang bukan hanya sebuah saksi bisu dari masa lalu, tetapi juga menjadi jendela masa depan bagi generasi yang mencari pengetahuan tentang sejarah. (vit/han)

Editor : Hany Akasah
#kebumen #Edukasi #benteng van der wijck #wisata #sejarah #Gombong