RADAR GRESIK - Aura spiritualitas begitu kental terasa di Aula Pesarean Nyai Ageng Pinatih, Kelurahan Kebungson, Kecamatan Gresik, pada Rabu (4/9) lalu. Majelis Rutin Jemaah Rebo Awal yang digelar secara rutin setiap awal bulan kembali menyatukan warga sekitar dalam lantunan sholawat dan zikir.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh seperti Kepala Kelurahan Kebungson M. Fither Kuntajaya dan Kepala Kelurahan sekitarnya, tokoh masyarakat, perwakilan lembaga kelurahan, para jamaah rutin, serta hadir pula Andy Buchory, Ketua Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) DPD Gresik.
Turut hadir pula murid kelas X dari SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik, Acara ini tidak hanya menjadi ajang beribadah, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mengenang kembali jasa-jasa para wali dan ulama yang telah membesarkan nama Gresik.
Dalam suasana yang khidmat, para jemaah mengikuti rangkaian acara dengan penuh khusyuk. Dimulai dengan pembacaan sholawat Nabi yang dipimpin oleh Ustadz Jamaludin, suasana semakin syahdu. Tausiyah yang disampaikan oleh Gus H. Romi KH. Fathoni Abd. Syukur mengenai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Rebo Wekasan semakin menambah semangat para hadirin untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
Salah satu momen yang menarik adalah ketika para siswa SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik tampil membawakan amaliah Aswaja. Mereka yang penuh semangat dan percaya diri menjadi bukti bahwa generasi muda tetap peduli dengan ajaran agama dan budaya leluhur.
Andy Buchory, Ketua MATRA DPD Gresik, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia penyelenggara dan seluruh jamaah yang telah menjaga tradisi luhur ini.
“Menurut saya, Majelis Rutin Jemaah Rebo Awal merupakan bukti nyata bahwa masyarakat Kebungson masih sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan kebersamaan. Seluruh jemaah juga bersama-sama memanjatkan doa untuk keselamatan dunia dan akhirat,” terangnya.
Diharapkan Majelis Rutin Jemaah Rebo Awal ini dapat terus berjalan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk selalu berpegang teguh pada ajaran agama dan selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (rir/han)
Editor : Hany Akasah