Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Angka Stunting di Kabupaten Gresik Selama 2022 Turun 10,7 Persen

Hany Akasah • Jumat, 27 Januari 2023 | 15:55 WIB
MINUM SUSU: Siswa - siswi sekolah di Kecamatan Manyar minum susu untuk memperingati Hari Gizi Nasional. (Ist/Radar Gresik)
MINUM SUSU: Siswa - siswi sekolah di Kecamatan Manyar minum susu untuk memperingati Hari Gizi Nasional. (Ist/Radar Gresik)
GRESIK – Angka stunting di Kabupaten Gresik menurun drastis. Dari yang tahun 2021 23 persen pada 2022 turun menjadi 10,7 persen sesuai dengan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Angka itu turun di bawah Prov Jawa Timur yang angkanya mencapai 19,2 persen dan nasional yang statusnya 21,6 persen.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan SDM Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Naily Itqiana mengatakan, keberhasilan ini tidak lepas dari kerjasama seluruh stakeholder dan organisasi massa yang mendukungnya.

“Selama setahunmemang kami kejar. Alhamdulillah hasilnya nyata,” kata Naily, Kamis (26/1).

Sementara itu, upaya menurunkan stunting juga terlihat saat peringatan Hari Gizi Nasional.  siswa - siswi salah satu sekolah di Kabupaten Gresik mengkonsumsi susu dan vitamin secara massal. Sebelumnya, mereka juga sarapan menu bergizi. Setelah konsumsi susu dan sarapan pagi, siswa kemudian diberikan edukasi pentingnya menjaga gizi dengan narasumber tenaga kesehatan dari salah satu rumah sakit swasta.

Baca Juga : Pemkab Gresik Lakukan Strategi Percepatan Raih KLA 2023

Salah satu siswa, Fulky Asyam Tsaqif mengatakan, minum susu serta konsumsi vitamin bareng ini sangat bagus. Tentunya untuk menambah gizi pada anak.

"Tadi dapat susu, vitamin C, dan sarapan dari orang tua, tadi sarapan nasi kuning sayur mie sosis melon buah air putih," kata Fulky, Kamis, (26/1).



Wakil Kepala SD swasta di Gresik, Muhammad Taufiq mengatakan, melalui kegiatan itu pihaknya mengajak seluruh siswa untuk menaja kesehatan.

"Kegiatan ini ada beberapa aksi, diawali sarapan, minum susu serta vitamin sehingga anak tumbuh dan berprestasi karena konsumsi makanam sehat," ujarnya.

Sebagai sekolah sehat tingkat nasional, pemenuhan gizi anak merupakan hal wajib. Hal ini untuk pencegahan stunting. Dia berharap, pemenuhan gizi diharapkan ini terus dilakukan di rumah mereka masing-masing. Tentunya, dengan ketentuan 4 sehat lima sempurna. "Kami bekerjasama dengan ikatan wali murid untuk memberikan gizi terbaik bagi anak mereka, tentu dengan ketentuan 4 sehat lima sempurna," ujarnya.

Baca Juga : Bantu Turunkan Stunting, Dinas KBP3A Anugrahi 6 Desa Bangga Kencana

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Dyha Nurmalita Sari menambahkan, kegiatan ini diikuti 689 siswa. Mereka mengikuti rangkaian acara dari awal sampai akhir.

"Minus kelas tiga karena ada kegiatan di luar, selain pembagian susu, vitamin, sarapan serta edukasi, pada Jumat besok juga akan ada pemeriksaan golongan darah," pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah
#kesehatan #dinas kesehatan #radar gresik #gresik #jawa timur #Stunting #DINKES GRESIK