Berdasarkan data statistik di Indonesia hampir seluruh kabupaten di Indonesia terdapat 20 persen dari pasangan usia produktif yang mengalami gangguan kesuburan atau infertilitas, dan dalam satu tahun terakhir kunjungan di poliklinik kandungan RS petrokimia Gresik terdapat 40-50 pasien dengan gangguan kesuburan dan jumlahnya cenderung bertambah dari tahun ke tahun.
Hal itu yang menjadi latar belakang PT. Petro Graha Medika (PGM) untuk berinovasi dengan membuka layanan terbaru yaitu Klinik Fertilitas Indonesia supported by Morula RS Petrokimia Gresik.
Layanan terbaru tersebut merupakan layanan unggulan RS Petrokimia Gresik untuk menangani fertilitas atau kesuburan bagi pasangan suami istri yang mendambakan buah hati. Dibukanya klinik fertilitas Indonesia milik RS Petrokimia Gresik merupakan klinik fertilitas pertama dan satu satunya yang ada di kabupaten Gresik.
Klinik fertilitas Indonesia RS petrokimia Gresik, meliputi pelayanan antara lain konseling persiapan dan pengobatan fertilitas, TC (Tracking Cycle), Inseminasi buatan, analisa sperma, IO (Induksi Ovulasi), AMH (Anti- Mullerian Hormone), HSG (Histerosalpingografi), operasi laparoskopi, dan pasien dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan yang berpengalaman dalam bidang fertilitas.
Direktur utama PT. Petro Graha medika, dr. Retno Hartini,M.Kes. mengungkapkan kasus infertilitas yang ada di RS petrokimia Gresik sebagian besar memerlukan lanjutan penanganan melalui rujukan ke rumah sakit lain di luar Gesik.
“Hal ini menjadi kendala tersendiri bagi pasien usia produktif yang banyak menghabiskan waktu di tempat kerja, sehingga kami berharap dengan hadirnya klinik fertilitas Indonesia RS Petrokimia Gresik, pasien akan semakin merasa nyaman dan lebih mudah mengatur waktu agar tidak perlu berulang kali ke RS di kota lain” ujarnya.
Unit layanan unggulan yang lain adalah, Medical Check Up Terpadu dimana seluruh proses mulai dari registrasi dan pemeriksaan kesehatan dilakukan didalam satu area termasuk laboratorium, ruang X-ray baik thorax, USG, treadmill, dan lainnya.
Ditambahkannya dengan adanya medical check up terpadu ini diharapkan menjadi solusi kepada pelanggan setia dan perusahaan yang telah memberikan kepercayaan kepada RS Petrokimia Gresik dimana rutin setiap setahun sekali melakukan medical check up kepada karyawan berserta keluarga.
“Kegiatan medical check up bagi karyawan sangatlah penting mengingat kesehatan kerja karyawan akan berpengaruh langsung kepada produktifitas kerja dan RS petrokimia Gresik siap memfasilitasi kebutuhan perusahaan dengan penyediaan jasa dokter perusahaan yang berpengalaman, tersertifikasi, profesional dan kompeten dibidang pelayanan kesehatan kerja” imbuhnya.
Sementara itu Direktur Utama Petrokimia, Dwi Satriyo Annurogo mewakili manajemen Petrokimia Gresik sangat bangga dan mengapresiasi inovasi RS Petrokimia Gresik.
“Saya sebagai masyarakat Gresik tentunya ingin klinik dan Rumah sakit dibawah naungan Petro Graha Medika terus maju dan berkembang.” Ujar Direktur Utama Petrokimia, Dwi Satriyo Annurogo
Selain layanan unggulan, PGM juga meresmikan proyek pengembangan gedung rawat inap Rumah Sakit petrokimia Gresik Driyorejo (RSPGD), pengembangan ini perlu dilakukan mengingat ruang pelayanan yang saat ini ada telah melampaui kapasitas kunjungan baik di rawat inap, rawat jalan maupun di poli.
Dwi Satriyo Annurogo mengungkapkan ada tiga indikator yang dinilai dalam pelayanan kesehatan yaitu, cepat dalam arti akses yang mudah, penanganan yang cepat, dan diagnosa yang cepat dan tepat bagi pasien, indikator kedua adalah lengkap dalam arti sesuai dengan kelas dari klinik atau rumah sakit yang ada, sedangkan indikator yang ketiga adalah nyaman.
“Dan PGM sudah tepat melakukan proyek pengembangan Rumah Sakit petrokimia Driyorejo sehingga menjadi rumah sakit yang diminati dan menjadi rujukan utama bagi masyarakat di wilayah Gresik selatan,” ujar Dwi Satriyo.
Dengan diresmikan layanan klinik fertilitas dan Medical Check Up terpadu serta proyek pengembangan pembangunan gedung rawat inap RS petrokimia Gresik Driyorejo, PGM berharap dapat menjangkau layanan yang lebih luas dengan memberikan pelayanan terbaik dengan tenaga medis terbaik. (nov/han) Editor : Hany Akasah