Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Viral! Cat Beda Warna, Mobil Listrik Baru dari Diler Gresik Dituding Repainting

Cak Fir • Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

 

Inspeksi : Sejumlah perwakilan diler Gresik mengecek kondisi mobil baru yang dikeluhkan konsumen.
Inspeksi : Sejumlah perwakilan diler Gresik mengecek kondisi mobil baru yang dikeluhkan konsumen.

Kebomas – Keluhan konsumen terhadap kualitas kendaraan listrik kembali mencuat. Seorang konsumen asal Sidoarjo mengaku menerima unit mobil listrik dalam kondisi cat tidak merata dan diduga telah mengalami pengecatan ulang.

Keluhan tersebut viral di media sosial setelah diunggah akun @juraganvelg. Dalam unggahan itu, konsumen bernama Edward menyoroti adanya perbedaan warna pada bodi kendaraan yang baru diterimanya dari salah satu diler di Gresik. Ia menduga unit tersebut telah mengalami overspray atau proses pengecatan ulang akibat baret, bahkan disebut terdapat bagian yang didempul.

Unggahan itu langsung memantik respons publik. Sejumlah warganet menyayangkan kejadian tersebut dan mempertanyakan standar kualitas kendaraan yang diterima konsumen. Namun, sebagian lainnya menilai konsumen juga perlu lebih teliti saat proses serah terima unit.

“Kalau dari diler saja seperti ini, lalu siapa yang bisa dipercaya,” tulis salah satu akun dalam kolom komentar.

Komentar lain bahkan menuding unit tersebut merupakan hasil repainting, sementara sebagian warganet mempertanyakan alasan pengambilan unit dilakukan di diler Gresik, bukan di wilayah domisili konsumen di Sidoarjo.

Menanggapi viralnya kasus tersebut, pihak diler HAKA Gresik bergerak cepat dengan mendatangi konsumen untuk melakukan pengecekan langsung. Dalam klarifikasinya, pihak diler mengakui adanya ketidaksamaan warna pada cat kendaraan, namun menegaskan kondisi tersebut bukan akibat proses pengecatan ulang maupun perbaikan bodi.

Diler juga menghadirkan teknisi spesialis poles untuk melakukan inspeksi dan penanganan langsung di lokasi. Hasilnya, kondisi kendaraan dinyatakan telah kembali normal.

“Terima kasih atas atensinya. Kami sudah melakukan visit dan inspeksi bersama konsumen dan tenaga ahli. Permasalahan telah diselesaikan dengan baik, unit kembali nyaman dan bukan bekas repair,” tulis pihak diler dalam pernyataannya.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dan ketelitian dalam proses serah terima kendaraan, khususnya di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik. Di sisi lain, diler dituntut menjaga standar kualitas serta komunikasi yang responsif guna mempertahankan kepercayaan konsumen di era digital yang serba terbuka.

Editor : Cak Fir
#Diler #Mobil Listrik #Komplain #konsumen