Manyar- Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Gresik terus menunjukkan komitmennya menghadirkan akses energi yang merata dan berkeadilan bagi masyarakat. Melalui program Light Up The Dream (LUTD), para pegawai PLN bergotong royong menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu warga prasejahtera memperoleh sambungan listrik gratis.
Program sosial ini menjadi bentuk nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat kurang mampu yang selama ini belum memiliki sambungan listrik mandiri karena keterbatasan biaya. Di wilayah kerja UP3 Gresik, kegiatan LUTD menjangkau sejumlah Unit Layanan Pelanggan (ULP) seperti Giri, Benjeng, Sidayu, dan Bawean.
Salah satu penerima manfaat, Salimah, warga Desa Pongangan Krajan, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Sebelumnya, ia hanya bisa menyalur listrik dari tetangga untuk kebutuhan rumah tangga. Kini, ia memiliki sambungan listrik sendiri berkat bantuan dari PLN.
“Saya sangat berterima kasih kepada PLN. Bantuan pasang listrik gratis ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami,” ujar Salimah.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Desa Pongangan. Kasi Perencanaan Desa Pongangan, Khoirul Huda, menilai program ini sebagai langkah positif yang langsung dirasakan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah membantu warga kami untuk mendapatkan listrik secara gratis. Semoga program seperti ini terus berjalan,” katanya.
Manager PLN UP3 Gresik, Suhandopo, menjelaskan bahwa Light Up The Dream menjadi simbol kepedulian insan PLN dalam menyalakan harapan masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong dan kebersamaan merupakan nilai yang sejalan dengan makna Hari Kesaktian Pancasila.
“Listrik bukan hanya tentang penerangan, tetapi juga tentang membuka jalan menuju kesejahteraan. Melalui program ini, kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat bisa merasakan manfaat energi listrik secara berkeadilan,” kata Suhandopo.
Editor : Cak Fir