Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

KKP Surabaya II Kawal Ketat Ekspor Perikanan Gresik, Rumput Laut Pangkahkulon Siap Tembus Pasar Global

Fajar Yuliyanto • Senin, 30 Juni 2025 | 16:20 WIB
Plt Kepala KPP Surabaya II Dudung Dainuri
Plt Kepala KPP Surabaya II Dudung Dainuri

RADAR GRESIK – Kantor Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (KKP) Surabaya II terus mendukung peningkatan ekspor produk perikanan Kabupaten Gresik dengan memperkuat sertifikasi, pengawasan mutu, hingga mempermudah proses perizinan.

Plt Kepala KPP Surabaya II, Dudung Dainuri, mengatakan Gresik memiliki potensi besar untuk pengembangan perikanan, baik dari budidaya maupun hasil tangkapan. Salah satu produk andalan adalah rumput laut yang telah mengantongi sertifikat Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) melalui Koperasi Merah Putih.

“Potensi hasil tangkapan juga besar. Di sini ada pelabuhan seperti Campurejo. Kami juga rutin menggelar pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) untuk awak kapal agar hasil tangkapan memenuhi standar ekspor,” jelas Dudung.

Dudung menyebutkan, salah satu target penting ke depan adalah memperluas ekspor rumput laut Gresik ke pasar China, yang memiliki permintaan sangat besar baik untuk industri pengolahan maupun pakan ternak.

“Untuk ekspor ke China diperlukan approval number atau four one number. Setelah rumput laut dapat sertifikat HACCP, kami bantu proses perizinan ini agar bisa menembus pasar China,” tegasnya.

Selain China, KKP Surabaya II juga mendukung perluasan pasar ke negara-negara lain seperti Vietnam dan Uni Eropa yang mensyaratkan izin tambahan serupa. Sedangkan untuk Malaysia dan Singapura cukup dengan penerapan HACCP dan sertifikat ekspor.

Dudung juga menyoroti letak geografis Gresik yang strategis karena dekat dengan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya serta keberadaan banyak perusahaan eksportir besar. Faktor ini menjadi modal penting untuk mendorong daya saing produk perikanan Gresik di pasar internasional.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi capaian salah satu koperasi di wilayahnya, yaitu Koperasi Merah Putih di Desa Pangkah Kulon, yang telah berhasil memperoleh sertifikat HACCP untuk budidaya rumput laut.

“Ini membanggakan. Koperasi desa yang baru dibentuk ini sudah memenuhi standar mutu perikanan nasional. Saya berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi lokalnya,” ujar Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik.

Sertifikasi HACCP tersebut menjadi bukti bahwa budidaya rumput laut di Desa Pangkah Kulon telah memenuhi standar mutu, sanitasi, dan keamanan pangan sesuai prinsip HACCP, membuka peluang ekspor yang lebih luas ke berbagai negara. (jar/han)

 

Editor : Hany Akasah
#ekspor #gresik #pasar global #KKP Surabaya #rumput laut #perikanan #Pangkahkulon