Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Dorong Pengembangan Hilir Logam Nasional, ANTAM Resmi Bangun Pabrik di Gresik

Muhammad Firman Syah • Jumat, 10 Januari 2025 | 00:17 WIB
Resmi Bergabung : Pimpinan PT Antam menandatangani kesepakatan jual beli lahan dengan manajemen KEK JIIPE Gresik, Kamis (09/01).
Resmi Bergabung : Pimpinan PT Antam menandatangani kesepakatan jual beli lahan dengan manajemen KEK JIIPE Gresik, Kamis (09/01).

Manyar – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) resmi bergabung dengan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik. Hal ini menandai langkah strategis dalam memajukan pengolahan hilir logam dan memperkuat posisi Indonesia di sektor industri mineral global.

Kepala Administrator KEK Gresik, Ibnu Sina menyampaikan, ANTAM telah terdaftar sebagai pelaku usaha resmi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik dengan memperoleh Identitas Pelaku Usaha (IDPU).

"Saat ini status ANTAM di JIIPE berada dalam tahap persiapan untuk memulai aktivitas industrinya," kata Ibnu Sina kepada Radar Gresik.

Selain itu, ANTAM juga telah mendapatkan hak akses kepabeanan dan perpajakan melalui Sistem Indonesian National Single Window (INSW) dan membuat perusahaan Emas milik negara itu menjadi pelaku usaha ke 18 dibawah naungan KEK Gresik.

"Saya berharap setelah ini industri-industru lain akan masuk ke KEK Gresik sehingga bisa membangun ekosistem hilirisasi yang lebih lengkap lagi. Dari hulu Freeport di Papua ke hilir Smelter Gresik. Mulai dari tembaga hingga produk metal lainnya yg dihasilkan PT Freeport Indonesia," tandasnya.

Sementara itu, Ekonom Gresik, Anggia Fadhillah menyebut kehadiran ANTAM di Gresik tidak hanya memperluas jangkauan bisnis perusahaan, tetapi juga memperkuat peran JIIPE sebagai pusat kegiatan industri strategis.

"Sebagai salah satu pelaku usaha yang berada di bawah pengelolaan Administrator KEK Gresik, ANTAM akan mengukuhkan peran JIIPE sebagai kawasan basis industri hilirisasi mineral," kata perempuan yang saat ini tengah menempuh studi S3-nya itu.

Anggia optimis ANTAM di KEK Gresik akan mampu meningkatkan nilai tambah produk mineral Indonesia melalui hilirisasi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di tingkat lokal maupun nasional.

"Dengan masuknya ANTAM dan investasi lainnya, KEK Gresik semakin memperkokoh posisinya sebagai hub utama pengolahan mineral dan logam, menciptakan sinergi antara pemerintah dan industri dalam membangun masa depan ekonomi berkelanjutan di Indonesia," pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan Kabupaten Gresik telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam realisasi investasi. Pada tahun 2023, total investasi mencapai puncaknya di angka Rp 49,5 triliun, dengan kontribusi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 39,8 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 9,7 triliun.

Capaian tertinggi di tahun 2023 didominasi oleh sektor industri pertambangan sebagai motor penggerak utama investasi di Gresik. Pemerintah Kabupaten Gresik terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), termasuk dalam mempercepat perizinan dan mempermudah akses investasi.

 

pada bagian lain, data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gresik, realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.

Pada tahun 2022, jumlah proyek mencapai 2.730 dengan nilai investasi yang terus meningkat pada tahun 2023. Data ini mengindikasikan bahwa Kabupaten Gresik menjadi salah satu tujuan utama investasi di Jawa Timur, dengan kontribusi signifikan terhadap perekonomian regional.

 

Editor : Cak Fir
#freeport indonesia #Emas #KEK Gresik #gresik #mineral #logam #antam #JIIPE