Kebomas – Di sudut-sudut desa di Kabupaten Gresik, sinar harapan mulai bersinar lebih terang. Lewat program Light Up The Dream (LUTD), PLN UP3 Gresik tidak hanya menyalakan lampu, tetapi juga menghidupkan impian keluarga pra-sejahtera. Program ini kembali digelorakan pada Rabu (29/11), menyalurkan listrik gratis kepada tiga keluarga yang sebelumnya hidup tanpa cahaya di malam hari.
Ketiga keluarga tersebut berasal dari wilayah kerja ULP Giri, Sidayu, dan Benjeng. Salah satunya adalah Senipah ,60, warga Desa Metatu, Benjeng. Dengan mata berkaca-kaca, ia menceritakan kebahagiaannya.
“Terima kasih PLN, alhamdulillah mimpi saya untuk memiliki listrik sendiri dapat terwujud,” ucapnya penuh haru.
Senada dengan Senipah, Nur Yeni ,34,, seorang ibu rumah tangga dari Desa Tanjungwidoro, Bungah, juga merasakan kebahagiaan serupa.
“Alhamdulillah, senang sekali mendapatkan sambungan listrik gratis ini. Semoga PLN berkah,” ujarnya.
Program LUTD ini lahir dari inisiatif dan kepedulian pegawai PLN yang berdonasi untuk membantu masyarakat pra-sejahtera di berbagai wilayah Indonesia. Tidak hanya menjadi wujud komitmen PLN terhadap masyarakat, program ini juga menjadi ladang kebaikan bagi para pegawai yang ingin berbagi keberkahan.
Manajer PLN UP3 Gresik, Andi Seno Hendriatmoko, menyatakan kebanggaannya atas keberlanjutan program ini.
“Syukur alhamdulillah, untuk kesekian kalinya kami dapat mewujudkan mimpi masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan listrik gratis. Semoga ini menjadi berkah bagi semuanya,” tuturnya.
Sepanjang 2024, PLN UP3 Gresik telah berhasil mewujudkan impian 42 keluarga untuk menikmati aliran listrik gratis. Dalam momen jelang Natal dan Tahun Baru, program ini diharapkan semakin meluas, memberikan cahaya baru di rumah-rumah masyarakat yang membutuhkan.
"LUTD tidak hanya sekadar menyalakan lampu, tetapi juga menyulut semangat, harapan, dan kebahagiaan. Di tengah malam-malam yang dulunya gelap, kini ada cahaya yang tak hanya menerangi, tetapi juga menghangatkan hati," tandasnya.
Editor : Cak Fir