RADAR GRESIK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang diwakili Dishub bersama Komisi D DPRD Jatim bersama Dishub Jatim mulai memantangkan operasional Bus Trans Jatim Koridor IV dari Gresik ke Paciran Lamongan atau sebaliknya.
Kepala Dishub Pemkab Chusaini mengatakan, Bus Trans Jatim koridor IV Gresik - Paciran yang akan dilaunching pada Agustus 2024.
Rencana Agustus dilaunching juga bersamaan dengan rencana operasional Freeport Indonesia.
"Rombongan Komisi bidang pembangunan DPRD Jatim dipimpin langsung ketuanya Agung Mulyono didampingi kepala bersama jajarannya berkunjung ke Pemkab Gresik, ditemui asisten perekonomian Pemkab Gresik Misbahul Munir, kepala Bappeda Gresik Edy Siswoyo," kata Kepala Dishub Pemkab Gresik Chusaini kepada Radar Gresik.
Kepala Dishub Pemkab Gresik Chusaini juga menambahkan bus Jrans Jatim sangat dirasakan manfaatnya masyarakat Gresik. Khusus untuk jalur koridor IV, pihaknya juga sudah membuat aturan pembatasan bagi truk muatan untuk beroperasi pada pukul 05.00-08.00 pagi dan 15.00-18.00 petang melalui jalur Sidayu hingga Manyar, Gresik.
"Solusinya kami telah sediakan shelter yang bisa memuat 110 kendaraan besar di Desa Ngawen dan pos jaga di exit tol Manyar. Alhamdulillah kemacetan bisa sedikit berkurang pada jam-jam sibuk dan laka lantas juga bisa menurun," kata Chusaini.
Ketua DPRD Jatim Agung Mulyono berharap, Bus Trans Jatim yang melewati koridor I Gresik - Sidoarjo, koridor III Gresik — Mojokerto sangat diapresiasi masyarakat.
"Kabar baiknya adalah operasional koridor I dan koridor III dinilai sangat bagus dan bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Sehingga koridor IV juga perlu dilanjutkan," ujar politikus partai Demokrat.
Kadishub Jatim Nyono menambahkan, koridor IV yang akan dilaunching Agustus mendatang rutenya melalui Terminal Bunder Gresik hingga Terminal Paciran Lamongan.
"Koridor IV Gresik - Paciran itu jarak tempuhnya 52 KM dengan waktu tempuh 1 jam 50 menit terdapat 23 shelter dari Gresik - Paciran dan 23 shelter dari Paciran — Gresik, biaya Rp 5 ribu dengan layanan tepat waktu, aman dan nyaman, " ujar Nyono.
Sebanyak 15 unit, dengan pembagian 7 unit dari Gresik - Paciran, dan 7 unit dari Paciran -Gresik. Sedangkan satu unit untuk cadangan. Keunikannya yakni pada shelter ini memang disediakan untuk penumpang antar pulau
"Koridor IV ini juga terdapat shulter di dermaga kapal di Brondong yang melayani rute menuju Bawean, Kalimantan dan Sulawesi sehingga bisa mempermudah transportasi penumpang kapal," ungkapnya. (han)
Editor : Hany Akasah