RADAR GRESIK-- Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Lumpur bakal segera beroperasi. Saat ini, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Gresik Migas tinggal menyelesaikan tahap akhir persyaratan operasi.
"Kami rencanakan launching pada 23 November mendatang oleh Menteri Kelautan dan Perikanan," ujar Direktur Teknik dan Operasional BUMD PT Gresik Migas M Prisdianto Mihardjo.
Baca Juga: Putrinya Dirujuk ke IGD Malam Hari, Warga Gresik Ini Bersyukur Ditolong Mobile JKN
Ia menjelaskan, sejumlah prosedur dan persyaratan sudah diselesaikan. Termasuk kontrak dengan Pertamina MOR V. "Selanjutnya, akan dilakukan uji tera oleh UPT Metrologi Legal," kata Pristidanto kepada Radar Gresik, Jumat (10/11).
Kemudian, setelah proses uji tera selesai, baru diproses izin operasinya. Perkiraan izin opersasi bisa turun dalam waktu 3 sampai 5 hari. "Kalau izin operasinya sudah turun, langsung kami operasikan SPBN Lumpur," ungkapnya.
Baca Juga: Sejarah Singkat 10 November, Mari Mengenal Tokoh Pahlawan dari Gresik
Nantinya untuk pembelian solarnya akan difasilitasi Dinas Perikanan dan Kelautan Gresik. Sehingga tidak dijual secara bebas.
Hanya nelayan yang terdaftar saja. “Memang SPBN itu dibangun untuk memfasilitasi nelayan di Lumpur. Sehingga nanti mekanismenya dari Dinas Perikanan,” pungkasnya. (rof)
Editor : Hany Akasah