GRESIK - Aktivitas industri di Kota Wali pada tahun ini semakin meningkat. Hal ini berimbas pada tingginya kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Gresik.
Salah satu pihak yang memetik buah manis atas tingginya aktivitas bongkar muat di pelabuhan adalah koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).
Sekretaris Koperasi TKBM Gresik Sektor Tengah, Yuliati mengungkapkan, sepanjang Januari hingga Oktober 2023 aktivitas kegiatan bongkar muat di Gresik mengalami kenaikan signifikan.
Kendati dia tidak bisa merincikan lebih detail angka kenaikan, namun progresifitas bisa tercermin dari banyaknya permohonan jasa TKBM yang diajukan pelaku usaha pada koperasi yang dipimpin.
"Dulu saat Covid, TKBM yang bekerja mungkin kurang dari 100 orang. Namun saat ini angkanya sudah mencapai 500 orang TKBM bahkan bisa lebih. Ini menunjukkan jika aktivitas bongkar muat di pelabuhan Gresik berangsur normal," kata Yuliati, Selasa (10/10).
Dijelaskan, rata-rata koperasi TKBM sektor tengah mendapatkan permintaan jasa untuk melakukan bongkar muat pupuk.
tiang pancang, kacang dan beberapa perabotan rumah tangga. Tingginya aktivitas bongkar muat di pelabuhan Gresik ini diakui lantaran saat ini di kota wali sedang banyak proyek besar yang tengah berjalan.
"Kami optimistis sampai akhir tahun nanti pelabuhan Gresik akan terus mengggeliat. Hal ini berdampak pada penguatan ekonomi masyarakat," tandasnya.
Sementara itu, Kepala KSOP Gresik, Hotman Siagian mengungkapkan, keberadaaan TKBM di pelabuhan Gresik merupakan ujung tombak dari pelayanan pelabuhan.
Baca Juga: Antisipasi Sabotase di Pelabuhan, KSOP Latih Perusahaan Pemilik TUKS
Untuk itu pihaknya terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para buruh TKBM.
"Meskipun mereka ini buruh bongkar muat namun KSOP Gresik terus berupaya agar TKBM mendapatkan perlakuan yang baik dan manusawi. Untuk itu kami terus menambah fasilitas yang representatif agar bisa dinikmati mereka," kata Hotman. (fir/han)
Editor : Hany Akasah