General Manager FrontOne Budget Gresik, Ady Wijanarko menuturkan, pertimbangannya melakukan ekspansi di daerah karena tingkat kebutuhan pasar middle low di sektor perhotelan masih sangat terbuka lebar. Hal ini belum ditambah adanya beberapa perusahan besar ber-home based di Gresik.
"Alasan kami membuka ekspansi di Gresik jangan sampai peluang ini malah lari ke daerah lain. Kalau bisa menambah PAD melalui profit pajak," ujarnya, Jumat (29/01).
Menurut dia, meskipun saat ini sudah banyak hotel berdiri di Gresik, untuk peluang pasar middle low tidak akan hilang. Pasalnya, akomodasi di pasar ini belum ada. "Kami sudah melakukan tahap trial dalam waktu dekat, segera beroperasi penuh," ungkapnya.
Hotel FrontOne Budget Gresik sendiri memiliki 60 kamar. Sedangkan harga yang ditawarkan mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu. (fir/rof)
Editor : Hany Akasah