RADAR GRESIK - Setelah serangkaian pertemuan, PT Linde Indonesia akhirnya sepakat untuk memberikan kompensasi kepada warga yang terdampak kebocoran pabrik di Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik. Nilai total kompensasi yang disepakati mencapai lebih dari Rp1 miliar, sesuai dengan permintaan warga.
Kepala HRD Linde Indonesia, Anita, mengumumkan bahwa kompensasi ini akan diberikan dalam bentuk uang tunai. Warga yang terdampak paling parah, yaitu yang berada di RW 1 dan RW 2, akan menerima Rp1,5 juta per rumah. Sementara itu, warga di RW 3 dan RW 4 akan mendapatkan Rp1 juta per rumah. Total ada 1.142 rumah di Desa Roomo yang akan menerima kompensasi tersebut.
Anita menjelaskan kompensasi tidak akan diberikan secara individu, melainkan ditransfer langsung ke rekening Pemerintah Desa Roomo. Pihak Linde juga meminta salinan dokumen dari lembaga desa, termasuk nomor rekening, sebagai kelengkapan administrasi.
"Setelah dibahas internal, manajemen memutuskan memberikan kompensasi tunai sesuai besaran dari warga," kata Anita.
Pihak Linde juga meminta dokumentasi pendistribusian uang tunai dari pemerintah desa ke masing-masing rumah warga sebagai bukti.
Perwakilan warga, Plt Ketua BPD Desa Roomo, Zainal Arifin, menyatakan bahwa pihaknya menerima dan sepakat dengan nilai kompensasi yang ditawarkan. Audiensi ini dihadiri oleh perwakilan manajemen PT Linde, BPD, serta seluruh Ketua RT dan Ketua RW setempat.
“Kesepakatan ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi warga yang mengalami kerugian akibat insiden kebocoran pabrik tersebut,” jelasnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah