RADAR GRESIK - Jalur maut di wilayah Gresik Selatan kembali memakan korban jiwa. Kecelakaan tragis melibatkan sepeda motor dan mobil pikap box terjadi di Jalan Raya Randegansari, tepatnya di depan pintu masuk perumahan Centraland, Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Jumat (13/2) sore.
Insiden ini melibatkan sepeda motor Honda Vario bernopol L 5401 ZM yang dikendarai oleh Novey Chrisdianto Hidayat (30) berboncengan dengan Yoga Ardiansyah (30).
Keduanya merupakan warga Jalan Candi Lempung, Desa Lontar, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya. Sementara lawan bicaranya adalah mobil pikap box nopol L 9230 AC yang dikemudikan oleh Mukhammad Zarosi (32), warga Sidokumpul, Gresik.
Kapolsek Driyorejo, Kompol Musirham, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula sekira pukul 14.42 WIB. Saat itu, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah selatan menuju utara. Setibanya di lokasi kejadian, terdapat kendaraan lain yang berhenti mendadak di depan korban.
"Pengendara motor berusaha melakukan pengereman mendadak untuk menghindari tabrakan, namun justru kehilangan kendali hingga terjatuh ke lajur kanan," ungkap Kompol Musirham.
Nahas, pada saat yang bersamaan dari arah berlawanan (utara ke selatan), melaju mobil pikap box. Karena jarak yang sudah sangat dekat, sopir mobil box tidak sempat menghindar hingga kecelakaan maut tak terelakkan.
Akibat benturan keras tersebut, pengendara motor atas nama Novey Chrisdianto Hidayat dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara rekannya yang dibonceng, Yoga Ardiansyah, mengalami luka berat berupa patah kaki kanan.
"Korban luka segera dievakuasi ke RS Randegansari Husada untuk mendapatkan penanganan medis. Sedangkan korban meninggal dunia dibawa ke RS Anwar Medika Balongbendo guna proses visum (Ver)," tambahnya.
Berdasarkan hasil olah TKP awal, faktor penyebab kecelakaan diduga karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor saat berkendara dan menjaga jarak aman.
Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan di Mapolsek Driyorejo sebagai barang bukti. "Kasus ini telah kami limpahkan dan penanganan lebih lanjut dilakukan oleh Unit Laka Satlantas Polres Gresik," pungkas Kompol Musirham. (yud/han)
Editor : Hany Akasah