Dinsos Gresik Akan Jemput Dua Anak Yang Dititipkan Di Purnomo Polisi Baik

RADAR GRESIK – Aksi mengharukan sekaligus mencuri perhatian publik terjadi ketika seorang ibu asal Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, mendatangi kediaman tokoh sosial sekaligus polwan/polisi dermawan Ipda Purnomo—yang dikenal sebagai Purnomo Polisi Baik—di Kabupaten Lamongan. Ibu tersebut nekat berniat menitipkan kedua buah hatinya lantaran terdesak himpitan utang dan kesulitan ekonomi.
Peristiwa ini viral setelah diunggah melalui akun media sosial pribadi Purnomo. Dalam unggahannya, Purnomo mengisahkan kedatangan seorang ibu bersama anaknya yang berusia 12 tahun.
Berdasarkan pengakuan sang ibu, mereka sudah sepekan tidak pulang ke rumah karena ketakutan dan kebingungan menghadapi beban utang.
Baca Juga: Pelayanan RSUD Ibnu Sina Gresik, Warga Tanpa BPJS Bisa Pakai KTP
Ibu tersebut bahkan sempat berniat meninggalkan anak-anaknya agar ia bisa leluasa merantau mencari pekerjaan demi melunasi utangnya. Namun, niat tersebut langsung ditolak mentah-mentah oleh Purnomo.
Ia mengaku merasa iba dan tidak tega melihat anak-anak yang masih di bawah umur harus terpisah dari pelukan ibunya, apalagi sampai terancam putus sekolah.
“Saya akan membantu modal usaha agar ibunya bisa bekerja secara mandiri dan anak-anaknya tetap bisa melanjutkan sekolah dengan tenang,” tegas Purnomo dalam unggahannya.
Baca Juga: Evaluasi Pengawasan Proyek Infrastruktur, DPRD Gresik Minta Kontraktor Tuntaskan Pekerjaan
Menanggapi kabar yang dengan cepat beredar tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Sosial (Dinsos) langsung bergerak cepat melakukan langkah koordinasi lintas wilayah.
Tim Dinsos merencanakan keberangkatan ke Kabupaten Lamongan untuk menjemput sekaligus melakukan asesmen komprehensif terhadap kondisi psikologis dan ekonomi keluarga tersebut.
Pekerja Sosial Ahli Muda Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Gresik, Alfi Arianto, membenarkan adanya laporan darurat tersebut. Ia mengaku menerima panggilan telepon langsung dari Purnomo pada Kamis (29/10/2026) malam, yang mengabarkan keberadaan warga Gresik di tempatnya.
“Iya, tadi malam saya ditelepon langsung oleh Pak Purnomo bahwa ada warga Kabupaten Gresik yang datang ke tempatnya dan berniat menitipkan anak-anaknya,” ujar Alfi.



