Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dinsos Gresik Akan Jemput Dua Anak Yang Dititipkan Di Purnomo Polisi Baik

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
MENGOBROL : Tokoh sosial sekaligus pengasuh yayasan, Ipda Purnomo (Purnomo Polisi Baik) saat berdialog dengan ibu asal Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti. (Foto : Ist/Radar Gresik)
MENGOBROL : Tokoh sosial sekaligus pengasuh yayasan, Ipda Purnomo (Purnomo Polisi Baik) saat berdialog dengan ibu asal Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti. (Foto : Ist/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Aksi mengharukan sekaligus mencuri perhatian publik terjadi ketika seorang ibu asal Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, mendatangi kediaman tokoh sosial sekaligus polwan/polisi dermawan Ipda Purnomo—yang dikenal sebagai Purnomo Polisi Baik—di Kabupaten Lamongan. Ibu tersebut nekat berniat menitipkan kedua buah hatinya lantaran terdesak himpitan utang dan kesulitan ekonomi.

Peristiwa ini viral setelah diunggah melalui akun media sosial pribadi Purnomo. Dalam unggahannya, Purnomo mengisahkan kedatangan seorang ibu bersama anaknya yang berusia 12 tahun.

Berdasarkan pengakuan sang ibu, mereka sudah sepekan tidak pulang ke rumah karena ketakutan dan kebingungan menghadapi beban utang.

Ibu tersebut bahkan sempat berniat meninggalkan anak-anaknya agar ia bisa leluasa merantau mencari pekerjaan demi melunasi utangnya. Namun, niat tersebut langsung ditolak mentah-mentah oleh Purnomo.

Ia mengaku merasa iba dan tidak tega melihat anak-anak yang masih di bawah umur harus terpisah dari pelukan ibunya, apalagi sampai terancam putus sekolah.

Advertisement

“Saya akan membantu modal usaha agar ibunya bisa bekerja secara mandiri dan anak-anaknya tetap bisa melanjutkan sekolah dengan tenang,” tegas Purnomo dalam unggahannya.

Menanggapi kabar yang dengan cepat beredar tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Sosial (Dinsos) langsung bergerak cepat melakukan langkah koordinasi lintas wilayah.

Tim Dinsos merencanakan keberangkatan ke Kabupaten Lamongan untuk menjemput sekaligus melakukan asesmen komprehensif terhadap kondisi psikologis dan ekonomi keluarga tersebut.

Pekerja Sosial Ahli Muda Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Gresik, Alfi Arianto, membenarkan adanya laporan darurat tersebut. Ia mengaku menerima panggilan telepon langsung dari Purnomo pada Kamis (29/10/2026) malam, yang mengabarkan keberadaan warga Gresik di tempatnya.

“Iya, tadi malam saya ditelepon langsung oleh Pak Purnomo bahwa ada warga Kabupaten Gresik yang datang ke tempatnya dan berniat menitipkan anak-anaknya,” ujar Alfi. 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Modus Pura-Pura Tagih Utang, Pasutri Asal Bungah Gresik Bawa Kabur motor Warga Perumahan

Modus Pura-Pura Tagih Utang, Pasutri Asal Bungah Gresik Bawa Kabur motor Warga Perumahan

RADAR GRESIK – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus tergolong nekat dan tidak biasa terjadi di kawasan Perumahan Griya Bungah Asri, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Pasangan suami

Evaluasi Pengawasan Proyek Infrastruktur, DPRD Gresik Minta Kontraktor Tuntaskan Pekerjaan

Evaluasi Pengawasan Proyek Infrastruktur, DPRD Gresik Minta Kontraktor Tuntaskan Pekerjaan

RADAR GRESIK – Pelaksanaan sejumlah proyek infrastruktur jalan di Kabupaten Gresik mendapati sorotan tajam dari legislatif. Komisi III DPRD Gresik secara tegas memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik

Bank Mandiri Perluas Akses Investasi Emas di Gresik melalui Layanan Terintegrasi Livin’ by Mandiri

Bank Mandiri Perluas Akses Investasi Emas di Gresik melalui Layanan Terintegrasi Livin’ by Mandiri

RADAR GRESIK – Kebutuhan masyarakat dalam mengelola portofolio keuangan dan membangun aset masa depan melalui investasi emas terus menunjukkan tren positif. Menjawab dinamika tersebut, Bank Mandiri resmi memperluas

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer