RADAR GRESIK - Sebanyak 220 peserta memadati Student Chess Championship Piala Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik 2025 yang digelar pada Minggu (14/12).
Peserta yang berasal dari berbagai sekolah di Gresik ini, bahkan beberapa di antaranya datang dari Pulau Bawean, mengikuti kejuaraan dengan atribut lengkap layaknya pecatur profesional.
Student Chess Championship merupakan kejuaraan catur pelajar yang diselenggarakan sebagai wadah pembinaan sekaligus ajang pencarian bibit atlet catur berprestasi sejak usia dini di Gresik.
Ketua Panitia Student Chess Championship, Aditya Wibowo, mengatakan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama yang apik antara Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Gressmall, Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Gresik, Petrokimia Gresik, dan berbagai pihak lainnya.
"Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana berkat dukungan banyak pihak. Gressmall sangat welcome, sehingga Student Chess Championship Piala Kadispendik Kabupaten Gresik 2025 dapat digelar dengan baik," kata Aditya, Minggu (14/12).
Aditya menjelaskan, pelaksanaan kejuaraan ini dinilai tepat karena bertepatan dengan selesainya ujian sekolah, sehingga para pelajar dapat fokus penuh dalam pertandingan.
Kejuaraan ini melibatkan peserta tidak hanya dari wilayah kota, tetapi juga dari 15 kecamatan di Gresik, termasuk peserta dari Pulau Bawean. Kejuaraan tahun ini terasa istimewa karena diikuti oleh sejumlah atlet berprestasi.
Di antaranya 21 atlet kebanggaan Gresik yang mewakili Kabupaten Gresik pada Kejuaraan Provinsi Jawa Timur di Tulungagung bulan Mei lalu, tujuh atlet yang pernah berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur.
Selain itu juga tiga atlet cilik yang baru saja berjuang di Kejurnas Catur ke-50 di Mamuju dan satu atlet yang tampil di turnamen catur tingkat internasional, Aslan Zone 3.3 Schools Chess Competition 2025 di Jakarta.
Aditya memberikan pesan semangat kepada seluruh peserta, "Meskipun banyak pecatur hebat yang ikut serta, kalian jangan mundur. Tetap optimis untuk mendulang prestasi."
Pihak panitia berharap, melalui Student Chess Championship, akan lahir pecatur-pecatur muda potensial dari Gresik yang mampu bersaing di level regional, nasional, bahkan internasional.
"Semoga dari ajang ini kelak lahir Master Nasional, dan bahkan Grand Master catur dari Kabupaten Gresik," pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah