Perkuat Pendidikan Karakter Religius, Wabup Alif Minta Program SRC UPT SMPN 2 Gresik Jadi Role Model

RADAR GRESIK – Tim penilai dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur turun langsung melaksanakan verifikasi dan penilaian program School Religious Culture (SRC) di UPT SMPN 2 Gresik.
Agenda ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik sebagai manifestasi nyata penguatan pendidikan karakter dan penanaman budaya religius di lingkungan sekolah.
Proses penilaian lapangan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif, Kepala UPT SMPN 2 Gresik Mohammad Salim, perwakilan Kanwil Kemenag Jawa Timur Syamsul Arifin, beserta jajaran pemangku kepentingan sektor pendidikan setempat.
Program School Religious Culture merupakan pendekatan edukasi sistematis yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dalam ekosistem keseharian sekolah.
Implementasinya diwujudkan lewat pembiasaan ibadah berjemaah, penanaman akhlak mulia, kedisiplinan, penguatan literasi keagamaan, hingga penciptaan suasana belajar yang aman, kondusif, dan menjunjung prinsip moderasi beragama.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif menyampaikan apresiasi serta dukungan jajaran Pemkab Gresik atas kiprah UPT SMPN 2 Gresik yang konsisten menerapkan program SRC.
“Pemerintah Kabupaten Gresik sangat mendukung dan mengapresiasi UPT SMPN 2 Gresik yang berpartisipasi dalam program School Religious Culture. Saat ini, pembinaan pendidikan agama Islam telah menjadi pilar penting dalam membentuk keseharian seluruh siswa-siswi UPT SMPN 2 Gresik,” ujar dr. Alif.
Ia berharap para lulusan UPT SMPN 2 Gresik tidak hanya unggul pada ranah pencapaian akademik semata, tetapi juga dibekali benteng pemahaman agama dan karakter yang tangguh. Hal ini dinilainya sangat selaras dengan kultur masyarakat Kabupaten Gresik yang kental dengan nilai-nilai religius.
Lebih lanjut, dr. Alif menekankan bahwa implementasi SRC hendaknya tidak berhenti sekadar sebagai ajang kompetisi atau seremoni penilaian semata, melainkan wajib menjadi contoh percontohan (role model) bagi SMP negeri lainnya di Kota Pudak.
Baca Juga: Wabup dr. Alif Terima ATM Award 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pengendalian Penyakit Menular
“Harapannya, skema program ini dapat direplikasi di seluruh sekolah sehingga nilai-nilai pendidikan agama di sekolah negeri benar-benar diresapi oleh seluruh peserta didik. Dengan begitu, lahir generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus memiliki jiwa akhlakul karimah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala UPT SMPN 2 Gresik Mohammad Salim menyampaikan rasa terima kasih atas sokongan penuh Pemkab Gresik selama proses pendampingan dan penilaian SRC oleh Kanwil Kemenag Jatim.
Ia menegaskan, dukungan tersebut menjadi pecutan motivasi bagi segenap jajaran pendidik dan siswa untuk terus meningkatkan mutu keagamaan dan pembiasaan budaya religius harian. Pihaknya optimistis UPT SMPN 2 Gresik mampu mengamankan hasil terbaik dalam penilaian SRC tahun ini.
Melalui konsistensi School Religious Culture, sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan akademis, tetapi juga menjadi kawah candradimuka pembentukan karakter. Penguatan budaya ibadah, kedisiplinan, dan toleransi diharapkan melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia. (han)



