Tim ahli proyek pembangunan Gresik Kota Lama atau Bandar Grisse, Kristiawan menyebut, temuan ini merupakan yang pertama selama proyek tersebut dimulai. Menurutnya, temuan Hydrant yang dibuat pada 1909 ini menunjukkan jika sistem proteksi kebakaran pada kala itu merupakan hal yang penting. "Besok (hari ini,red) akan kami eskavasi untuk mengetahui struktur pemipaannya," ujar Kristiawan singkat.
Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DCKPKP) Pemkab Gresik, Ida Lailatusa'diyah membenarkan temuan hydrant zaman dulu oleh tim penataan kota lama. Ida menegaskan setelah adanya temuan ini pihaknya akan melakukan justifikasi teknik untuk sumur dan hydrant. "Kami berharap temuan ini bisa diekspos menjadi salah satu obyek cagar budaya agar menambah nilai wisatanya," kata Ida.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Gresik, Agustin Halomoan Sinaga mengaku belum mendapatkan informasi lengkap perihal temuan hydrant di area kota lama. Untuk itu rencananya Sinaga akan turun ke lapangan besok sekaligus melihat kondisi hydrant apakah masih berfungsi atau tidak.
Baca juga : Kabel Semrawut di Kawasan Bandar Grisse Ditarget Rapi Bulan Agustus
"Besok akan kita cek ke lapangan bentuk strukturnya seperti apa. Jika masih utuh jaringan (perpipaan) tentu ini hanya tinggal revitalisasi agar benar-benar dapat difungsikan," kata Sinaga. (fir/han) Editor : Hany Akasah