Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Siap-Siap! 2.675 Jamaah Haji Gresik Mulai Masuk Asrama Haji Sukolilo pada Mei Mendatang

Fajar Yuliyanto • Rabu, 4 Februari 2026 | 09:00 WIB
Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Gresik, Lulus.
Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Gresik, Lulus.

RADAR GRESIK – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Gresik yang telah menantikan jadwal keberangkatan ke tanah suci.

Kementerian Agama (Kemenag/Kemenhaj) Kabupaten Gresik resmi mengumumkan jadwal keberangkatan bagi 2.675 Calon Jamaah Haji (CJH) yang diperkirakan mulai bertolak menuju asrama haji pada awal Mei mendatang.

Kepala Kantor Kementerian Haji Gresik, Lulus, menjelaskan bahwa jadwal keberangkatan untuk masing-masing daerah telah dirilis. Berdasarkan jadwal tersebut, para jamaah asal Kabupaten Gresik dijadwalkan mulai memasuki Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada tanggal 2 Mei hingga 3 Mei 2026.

“Jadwalnya Gresik mulai 2 Mei sampai 3 Mei yang terbagi menjadi tujuh kloter,” terang Lulus saat memberikan keterangan resmi.

Meskipun tanggal keberangkatan umum sudah ditetapkan, pihak kementerian hingga saat ini masih melakukan proses pramanifest haji.

Hal ini menyebabkan pembagian kloter secara mendalam belum dilakukan, sehingga Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) masih harus menunggu rincian jadwal pasti keberangkatan masing-masing rombongan.

Lulus menambahkan bahwa persiapan keberangkatan jamaah haji tahun 2026 ini terus berlangsung secara intensif. Program manasik haji sudah mulai dilaksanakan melalui koordinasi dengan KBIHU.

Sementara untuk perlengkapan haji seperti tas, koper, kain ihram, hingga batik, para jamaah diminta untuk bersabar menunggu jadwal pembagian resmi.

“Koper kemungkinan setelah lebaran. Untuk batik nanti pembagiannya melalui bank,” imbuh Lulus menjelaskan mekanisme distribusi perlengkapan.

Di sisi lain, salah satu Calon Jamaah Haji dari KBIHU Nurul Jannah bernama Dwi mengungkapkan bahwa sejauh ini para jamaah baru menerima perlengkapan dasar berupa seragam identitas dari kelompok bimbingan.

Terkait perlengkapan utama dari pemerintah, para jamaah masih menunggu informasi lebih lanjut sambil fokus pada penyelesaian data administrasi.

“Kemarin baru ada pengumuman untuk revisi data bagi yang ada kekeliruan,” tutur Dwi mengenai progres persiapan keberangkatannya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#CJH #gresik #Kemenag #haji #Kemenhaj