Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Momentum Perubahan Diri, Rutan Gresik Peringati Isra Mikraj dengan Penuh Kekhusyukan

Yudhi Dwi Anggoro • Jumat, 23 Januari 2026 | 10:06 WIB
KHUSUK : Pegawai dan wargabinaan sangat khusuk mengikuti peringantan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid At-Taubah Rutan kelas IIB Gresik.
KHUSUK : Pegawai dan wargabinaan sangat khusuk mengikuti peringantan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid At-Taubah Rutan kelas IIB Gresik.

RADAR GRESIK – Suasana religius menyelimuti Masjid At-Taubah Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik pada Rabu (21/01). Ratusan warga binaan bersama jajaran petugas tampak khusyuk mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sebagai bagian dari penguatan mental dan spiritual dalam masa pembinaan.

Acara dibuka dengan lantunan merdu ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh salah satu warga binaan. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Kepala Rutan Gresik Eko Widiatmoko didampingi jajaran pejabat struktural dan petugas Rutan.

Dalam sambutannya, Eko Widiatmoko menegaskan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk introspeksi diri. Ia berharap nilai-nilai spiritual dari peristiwa besar ini dapat memotivasi warga binaan untuk bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik.

“Peringatan Isra Mikraj ini hendaknya menjadi sarana introspeksi diri bagi kita semua, khususnya warga binaan, untuk terus memperbaiki diri dan menata kehidupan ke arah yang lebih baik. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk berubah, memperkuat iman, serta meningkatkan kualitas ibadah,” ujar Eko Widiatmoko.

Puncak acara diisi dengan tausiyah agama oleh Ustadz Mohammad Qosim. Dalam ceramahnya, ia mengupas tuntas makna perjalanan spiritual Rasulullah SAW yang membuahkan perintah salat lima waktu.

Ia menekankan bahwa kedisiplinan beribadah adalah fondasi utama bagi manusia untuk memperbaiki perilaku.

"Perintah salat yang diterima Nabi Muhammad SAW menjadi pengingat pentingnya menjaga tiang agama. Saya mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan salat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT serta sebagai fondasi utama dalam memperbaiki perilaku dan kehidupan sehari-hari," pesan Ustadz Qosim kepada para jamaah.

Melalui kegiatan ini, Rutan Gresik berkomitmen untuk terus mengedepankan pembinaan kepribadian berbasis keagamaan. Diharapkan, setelah menyelesaikan masa hukuman, para warga binaan dapat kembali ke tengah masyarakat dengan akhlak yang lebih mulia dan semangat hidup yang baru. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#Rutan #gresik #Warga Binaan #Qosim #Isra Miraj