RADAR GRESIK – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gresik pada Sabtu, 22 Maret 2025, menyebabkan pohon besar tumbang dan menimpa kanopi beberapa rumah toko (ruko) di Jalan Sumatera, Perum GKB. Peristiwa ini sempat memicu kemacetan lalu lintas yang cukup parah bagi pengendara yang melintas.
Menurut informasi yang dihimpun, angin kencang yang menumbangkan pohon besar tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Pohon tersebut ambruk dan menimpa empat kanopi ruko milik warga sekaligus, sehingga menutup sebagian besar akses jalan utama.
Tak hanya itu, pohon yang tumbang juga menyeret kabel listrik, yang mengenai neon box beberapa toko di sekitar lokasi. Beruntung, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik bersama pihak kepolisian segera tiba di lokasi dan melakukan evakuasi pohon tumbang yang melintang di jalan.
"Arus lalu lintas sempat lumpuh dari pukul 14.30 hingga 15.00 WIB, namun akhirnya kembali normal dalam waktu sekitar 30 menit," ujar Aiptu Bambang, Anggota Satlantas Polres Gresik, Sabtu (22/3).
Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut, meskipun empat ruko yang tertimpa pohon mengalami kerusakan pada bagian depan. Kabel listrik yang terseret juga sempat menarik perhatian warga sekitar.
Selain di Jalan Sumatera, angin kencang menyebabkan kerusakan di beberapa rumah warga. Eny (52), salah satu warga Perum Permata Village PPS, menceritakan bahwa genteng dan atap rumahnya berterbangan akibat terjangan angin kencang. Bahkan, pagar depan rumahnya jebol.
"Yang terkena dampaknya tidak hanya rumah saya, tetapi juga rumah tetangga," ujarnya.
Rizky, warga Perum PPS 2, menambahkan, angin kencang tersebut juga menumbangkan sejumlah lapak di ruas utama Jalan Perum PPS. Mesin ATM bank pun tidak luput dari dampak, dengan kacanya pecah akibat kuatnya terjangan angin.
"Anginnya sangat kencang ditambah hujan deras, membuat pandangan di depan saat mengendarai motor terhalang," kata Rizky.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik, Miko Herlambang, mengungkapkan bahwa fenomena hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Gresik menyebabkan tumbangnya lima pohon di sejumlah titik berbeda. "Kami terima laporan ada lima titik pohon tumbang," jelasnya.
BPBD Gresik mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, terutama di tengah cuaca yang tidak menentu. Jika menemukan pohon yang terlihat rapuh atau berisiko tumbang, diimbau untuk segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar bisa ditangani lebih awal.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di Gresik diperkirakan akan terus mengalami hujan petir dengan suhu berkisar antara 26-28 derajat Celsius. BPBD Gresik pun menghimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi kapan saja.(yud/han)
Editor : Hany Akasah