Tragedi Dua Kasus Warga Driyorejo Akhiri Hidup, KBPPPA Gresik Sosialisasikan Layanan Gratis Puspaga
Fajar Yuliyanto• Sabtu, 1 November 2025 | 14:34 WIB
EDUKASI : Kepala KBPPPA Gresik dr. Titik Ernawati memberikan edukasi kepada masyarakat.
RADAR GRESIK – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik menyoroti pentingnya edukasi kesehatan mental pasca-terjadinya dua peristiwa dugaan gantung diri yang berurutan di Kecamatan Driyorejo, Gresik, pada Kamis, (30/10).
Kepala KBPPPA Gresik, dr. Titik Ernawati, menyampaikan rasa belasungkawa atas kejadian tersebut. Ia secara khusus mengimbau seluruh lapisan masyarakat, terutama laki-laki, untuk tetap menjaga kesehatan mental meskipun sedang berada dalam kondisi sulit.
Dari kedua peristiwa itu kita dapat mengambil pelajaran bahwa setiap orang berhak dan berkewajiban menjaga kesehatan mentalnya. Selalu sabar dan kuat dalam menjalankan setiap roda kehidupan,” kata dr. Titik, Jumat (31/10).
Pentingnya Kepedulian Keluarga dan Orang Terdekat
Dr. Titik Ernawati menyarankan agar setiap keluarga dapat lebih peduli dan saling membantu, baik antar anggota keluarga maupun orang terdekat. Menurutnya, setiap orang pasti memiliki masalah dan kesulitan dalam hidup.
Perlunya kita selalu mencari bantuan ketika membutuhkan, bisa berbicara langsung dengan orang terdekat seperti keluarga. Hal ini menunjukkan pentingnya kehadiran orang yang mensupport.
Selain itu, seringlah menanyakan kabar saudara, keluarga maupun teman kita, untuk mengetahui kondisi orang terdekat kita,” imbuhnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih peka dan saling peduli terhadap sesama, terutama di lingkungan keluarga.
Layanan Puspaga Dewi Sekardadu Siap Bantu
Khusus untuk perempuan dan anak, dr. Titik menyarankan agar memanfaatkan layanan Puspaga (Pusat Ketahanan Keluarga) milik Dinas KBPPPA Gresik guna meningkatkan kualitas hidup dan ketahanan keluarga.
“Untuk perempuan dan anak, kami ada layanan Puspaga Dewi Sekardadu di kantor dinas KBPPPA Gresik. Bisa menggunakan layanan ini gratis,” jelasnya.
Secara umum, dr. Titik berharap masyarakat Gresik dapat menguatkan ketahanan keluarga dan peka terhadap lingkungan sekitar untuk mengatasi hal-hal negatif yang mungkin terjadi. (jar/han)