Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Perkuat Keamanan Pangan, BGN Latih Ribuan Relawan SPPG di Gresik

Fajar Yuliyanto • Rabu, 29 Oktober 2025 | 19:51 WIB
SUASANA : Dalam suasana pemateri saat memberikan sambutan dalam Bimbingan Teknis Penjamah Makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis Wilayah II di Hotel Aston Gresik.
SUASANA : Dalam suasana pemateri saat memberikan sambutan dalam Bimbingan Teknis Penjamah Makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis Wilayah II di Hotel Aston Gresik.

RADAR GRESIK – Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat pelaksanaan program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Upaya ini dilakukan dengan membekali ribuan relawan Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari berbagai daerah di Jawa Timur melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Hotel Aston Gresik pada 25–26 Oktober 2025.

Para relawan mengikuti pembekalan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara mendalam mengenai cara mengolah dan menyiapkan makanan bergizi yang aman, higienis, dan berkualitas bagi siswa sekolah penerima manfaat program MBG.

Kegiatan di Gresik ini merupakan bagian dari bimtek nasional yang dilaksanakan serentak oleh BGN bekerja sama dengan Dinas Kesehatan kabupaten/kota di Pulau Jawa. Secara nasional, pelatihan ini diikuti oleh 35.000 penjamah pangan MBG dari 38 kabupaten/kota.

Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN, Dr. Nurjaeni, menjelaskan bahwa bimtek ini adalah wujud komitmen pemerintah untuk meningkatkan keterampilan penjamah pangan.

“Bimbingan teknis ini adalah wujud komitmen BGN bersama jajaran Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan keterampilan penjamah pangan. Hal ini bertujuan menghasilkan pangan siap saji yang aman dan bergizi, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” katanya.

Fokus pada Higienitas Dapur dan Pribadi

Dr. Nurjaeni menegaskan bahwa keamanan pangan menjadi pondasi penting dalam menjaga kesehatan. Selama pelatihan, para relawan dibimbing langsung oleh tenaga ahli untuk memahami cara menjaga kebersihan peralatan dan lingkungan dapur, mulai dari proses pencucian, penyimpanan, hingga pengolahan bahan pangan.

Mereka juga diajarkan cara mengelola bahan makanan seperti daging dan sayur agar terhindar dari kontaminasi.

Selain kebersihan dapur, pelatihan ini juga menekankan higienitas pribadi bagi para relawan. Setiap penjamah pangan diwajibkan:

  1. Menjaga kebersihan diri.
  2. Menggunakan pakaian kerja yang bersih.
  3. Mencuci tangan dengan benar.
  4. Tidak memakai perhiasan saat mengolah makanan.

Disiplin dalam menjaga kebersihan dinilai menjadi kunci agar makanan yang disajikan kepada siswa benar-benar aman dan layak konsumsi.

Di Kabupaten Gresik, kegiatan ini diikuti oleh 11 kelompok SPPG dari Gresik, 8 kelompok dari Kabupaten Jombang, serta 1 kelompok dari Kabupaten Mojokerto.

Kasubag Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Wilayah II Surabaya, Ainun Ma’rifah, menekankan bahwa pembekalan ini penting agar seluruh relawan memahami standar keamanan pangan.

“Relawan SPPG adalah garda terdepan program mulia ini,” pungkasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#Relawan #gresik #Mbg #BGN #SPPG