Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Lebaran, Jasa Penukaran Uang Pinggir Jalan di Gresik Diserbu Warga

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
Penukaran : Salah satu penukar uang Hasan saat penukaran uang di depan kantor Damkar Gresik. (Fajar/Radar Gresik)
Penukaran : Salah satu penukar uang Hasan saat penukaran uang di depan kantor Damkar Gresik. (Fajar/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Menjelang hari kemenangan! Suasana menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Gresik kian semarak, salah satunya ditandai dengan menjamurnya jasa penukaran uang pecahan kecil di sepanjang jalan protokol. 

Fenomena tahunan ini menjadi tumpuan terakhir bagi warga yang belum sempat menukarkan uang baru ke bank namun ingin menjaga tradisi "salam tempel" bagi sanak saudara di kampung halaman.

Advertisement

Pantauan di sepanjang Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, para penyedia jasa penukaran uang tampak berdiri berderet menawarkan berbagai pecahan, mulai dari Rp 2 ribu hingga Rp 50 ribu. Bagi banyak warga, keberadaan mereka adalah solusi instan di tengah mepetnya waktu sebelum Lebaran tiba.

Brodin (48), salah satu penyedia jasa asal Duduksampeyan, mengaku telah berjaga sejak awal Ramadan. Meski persaingan ketat, ia menyebut hari-hari terakhir menjelang Lebaran adalah puncak dari pencariannya. Untuk setiap penukaran, ia mematok jasa sebesar 20 persen atau Rp 20 ribu untuk setiap kelipatan Rp 100 ribu.

"Iya, sudah mulai awal Ramadan saya di sini. Alhamdulillah, meskipun banyak yang sekadar tanya-tanya, tetap ada yang menukar. Hasilnya lumayan, yang penting bisa buat tambahan uang saku Lebaran keluarga sendiri," ungkap Brodin dengan penuh syukur, Kamis (19/3).

Mepetnya waktu operasional bank dan antrean yang panjang membuat masyarakat lebih memilih menukar di pinggir jalan meski harus membayar biaya jasa.

Hasan, warga perumahan ABR Gresik, menjadi salah satu penukar yang memanfaatkan jasa ini di detik-detik terakhir. Ia berburu pecahan Rp 5 ribu dan Rp 10 ribu untuk dibagikan kepada keponakan dan tetangga.

" Lebaran tinggal hitungan hari, kalau mau ke Bank Indonesia (BI) atau bank umum sekarang sudah terlalu jauh dan sudah tutup. Jadi saya pilih tukar di sini saja. Ini sudah tradisi setiap tahun untuk memberikan uang baru kepada sanak saudara di kampung," ujar Hasan saat ditemui di depan kantor Damkar Gresik.

Meski harus mengeluarkan biaya tambahan, kemudahan dan kecepatan menjadi alasan utama warga tetap menyerbu jasa penukaran uang ini.

Kehadiran para penjaja uang baru ini seolah menjadi pelengkap persiapan Lebaran di Gresik, memastikan keceriaan anak-anak saat menerima "amplop lebaran" tetap terjaga di hari raya esok hari. (jar/han) 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Komisi III DPRD Gresik Sidak Jalan Bungah-Dukun, Progres Pembangunan Baru Capai 50 Persen

Komisi III DPRD Gresik Sidak Jalan Bungah-Dukun, Progres Pembangunan Baru Capai 50 Persen

RADAR GRESIK – Jajaran Komisi III DPRD Kabupaten Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek peningkatan kualitas ruas Jalan Bungah-Dukun di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Langkah peninjauan lapangan

Wabup dr. Alif Terima ATM Award 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pengendalian Penyakit Menular

Wabup dr. Alif Terima ATM Award 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Pengendalian Penyakit Menular

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional di bidang kesehatan. Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, menerima secara langsung penghargaan AIDS,

Sajikan Kuliner Kekinian, Hotel Horison GKB Gresik Tawarkan Promo Ayam Bawang Putih

Sajikan Kuliner Kekinian, Hotel Horison GKB Gresik Tawarkan Promo Ayam Bawang Putih

RADAR GRESIK – Menjawab tren kuliner kekinian yang tengah digandrungi masyarakat, Hotel Horison GKB Gresik meluncurkan penawaran promo kuliner spesial untuk periode Oktober hingga November 2026. Hotel berbintang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer