Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Libur Lebaran 2026, Personel BPBD Gresik Tetap Siaga 24 Jam Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
MENINJAU : Kepala BPBD Gresik Sukardi dan Kepala Bidang Kedaruratan dan logistik BPBD Gresik, F.X. Driatmiko Herlambang saat meninjau tanggul di Desa Sedapurklagen, Kecamatan Benjeng, Gresik. (Yudhi/Radar Gresik)
MENINJAU : Kepala BPBD Gresik Sukardi dan Kepala Bidang Kedaruratan dan logistik BPBD Gresik, F.X. Driatmiko Herlambang saat meninjau tanggul di Desa Sedapurklagen, Kecamatan Benjeng, Gresik. (Yudhi/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik memastikan tidak ada kata libur bagi personel kemanusiaan selama masa mudik dan balik Lebaran 2026.

Mengingat momen Idul Fitri tahun ini masih bertepatan dengan musim penghujan, BPBD menyiagakan personel di berbagai titik strategis untuk mengantisipasi potensi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik, F.X. Driatmiko Herlambang, menegaskan bahwa selain memperkuat pos-pos pengamanan (Pospam) mudik yang tersebar di wilayah Gresik, pihaknya juga tetap mengaktifkan posko utama di kantor pusat BPBD. Hal ini dilakukan untuk menjamin respons cepat (quick response) jika terjadi kondisi kedaruratan.

“Teman-teman tetap ada yang standby di kantor selama libur Lebaran. Kami menyiagakan sekitar lima hingga enam personel di kantor setiap harinya secara bergantian,” ujar Driatmiko saat meninjau kondisi tanggul di Desa Sedapurklagen, Kecamatan Benjeng, Kamis (18/3).

Selain personel di markas komando, BPBD juga menerjunkan tiga hingga empat orang personel untuk membantu pengamanan di pos-pos terpadu Lebaran.

Advertisement

Langkah ini dinilai krusial karena bencana alam, khususnya banjir luapan sungai yang sering melanda wilayah Gresik Selatan, tidak dapat diprediksi kemunculannya.

Menurut Driatmiko, kewaspadaan ekstra diterapkan karena anomali cuaca di musim penghujan ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, maupun tanah longsor.

"Musibah tidak bisa diprediksi, apalagi saat ini masih musim hujan dan sewaktu-waktu bisa terjadi banjir. Karena itu, setiap hari selalu ada tim yang siap siaga," tambahnya.

Melalui kesiapsiagaan ini, BPBD Gresik berharap dapat memberikan rasa aman dan pelayanan optimal kepada masyarakat maupun pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Gresik.

Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan melalui call center darurat jika mendapati tanda-tanda bencana di lingkungan sekitar mereka agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. (jar/han) 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Kemarau Panjang, Trantib Balongpanggang Gresik Turun Tangan Salurkan Bantuan Air Bersih

Kemarau Panjang, Trantib Balongpanggang Gresik Turun Tangan Salurkan Bantuan Air Bersih

RADAR GRESIK – Kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Menyusutnya sumber air warga membuat kebutuhan pasokan air untuk aktivitas

Kemarau Panjang, BPBD Gresik Salurkan 430 Ribu Liter Air Bersih ke 15 Desa

Kemarau Panjang, BPBD Gresik Salurkan 430 Ribu Liter Air Bersih ke 15 Desa

RADAR GRESIK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik terus menggencarkan distribusi air bersih kepada masyarakat yang terdampak musim kemarau. Hingga saat ini, sebanyak 430 ribu liter air bersih telah disalu

Bahu-Membahu Lintas Instansi, Petugas Gabungan Evakuasi Jenazah Obesitas di Bungah Gresik

Bahu-Membahu Lintas Instansi, Petugas Gabungan Evakuasi Jenazah Obesitas di Bungah Gresik

RADAR GRESIK — Aksi kemanusiaan penuh empati ditunjukkan jajaran petugas gabungan di Kabupaten Gresik. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan BPBD, Dinas Kesehatan (Dink

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer