Setelah menjalani operasi katarak gratis empat pasien duafa ini terlihat bahagia, mereka datang didampingi oleh perwakilan dari Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF). Sebelumnya mereka belum pernah mendapatkan tindakan operasi katarak.
“Mereka sudah mengutarakan kebahagiaannya, mereka senang mendapat kesempatan ini (operasi katarak gratis, Red),” Kata Buang, warga bawean yang mengantar rombongan pasien ini.
Para pasien yang jauh-jauh datang dari Bawean ini mengaku bahagia mendapat kesempatan operasi katarak gratis di KMU. Mereka sudah membayangkan, betapa menyenangkan bisa melihat dunia lebih jelas dan bisa kembali bekerja untuk menafkahi keluarga.
Sebelumnya, mereka harus menunda operasi Katarak gratis ini selama seminggu dikarenakan ombak tinggi dan cuaca buruk. Namun dengan tekad dan upaya melalui dampingan dari YDSF, akhirnya mereka bisa melakukan operasi katarak dan berhasil maksimal.
Usman (64) salah satu pasien mengucapkan syukur berkali-kali. Ia mengaku, selama dua tahun ini terkendala mengajar ngaji akibat katarak yang dideritanya. Warga Kecamatan Sangkapura tersebut mengaku senang bisa kembali mengajar ngaji.
“Selain bisa mengajar ngaji dan bertemu anak murid, kini saya juga bisa bertani dan menafkahi keluarga lagi, Terima Kasih KMU,” tuturnya menahan air mata.
Pasien-pasien di Klinik Mata KMU yang mendapatkan operasi katarak gratis ini, memang didatangkan dengan berbagai cara. Diantaranya, melalui skrining ke pelosok-pelosok daerah yang dilakukan oleh tim Eye Representatif (ER) KMU, rekomendasi FKTP atau tenaga medis di luar KMU, dan melalui bantuan organisasi, seperti organisasi sosial atau NGO yang fokus di bidang sosial. Salah satu dari empat pasien dari Bawean ini yang juga datang didampingi pihak YDSF.
“Alhamdulillah kerjasama baksos YDSF dengan Klinik Mata KMU berjalan baik dan operasi berjalan lancar,” ujar Mohamad Ismail Marzuki anggota YDSF cabang Gresik.
Menurutnya, YDSF sangat bersemangat mencarikan calon pasien katarak yang tidak mampu dalam ekonomi, untuk bisa diberikan operasi katarak gratis di KMU. Mengingat, Klinik Mata yang memiliki 4 cabang di Jawa Timur ini memiliki program operasi katarak gratis bagi mereka yang tidak mampu.
Sebagai lembaga Non Government Organitation (NGO) yang bergerak di bidang sosial, dirinya berharap klinik mata KMU bisa selalu bersinergi untuk membantu kaum papa/dhuafa yang membutuhkan pertolongan, khususnya yang mengalami gangguan mata seperti katarak.
“Saya merujuk ke KMU Berdasar pengalaman Ayah saya yang pernah menjalani operasi di Klinik Mata KMU, dan Alhamdulillah Dokter Mata beserta tenaga medisnya profesional dan hasilnya memuaskan, sehingga memilih KMU untuk para duafa yang tak mampu ini adalah pilihan yang tepat,” terang dia.
Bahkan, dari empat pasien duafa yang mendapatkan operasi katarak di Klinik Mata KMU ini, Dua diantaranya adalah guru ngaji. “Alhamdulillah setelah dilakukan operasi Katarak, mereka bisa mengajar mengaji kembali, terima kasih KMU Semoga Berkah,” jelas dia.
Program 1 Untuk 1 Yang Membantu Tersedianya Operasi Katarak Gratis di KMU
Klinik Mata KMU memiliki program 1 untuk 1, yang merupakan program dasar operasi katarak gratis pada masyarakat yang kurang mampu. Program 1 untuk 1 ini, merupakan program yang melibatkan pasien-pasien dengan layanan operasi Katarak berbayar di Klinik Mata KMU.
Dimana 1 pasien memilih layanan operasi Katarak berbayar di Klinik Mata KMU, sama dengan ia telah membantu memberikan 1 Operasi Katarak Gratis pada masyarakat yang tidak mampu. Sehingga, semakin banyak pasien yang memilih layanan Operasi Katarak berbayar di Klinik Mata KMU, maka semakin banyak pula operasi katarak gratis yang diberikan KMU kepada masyarakat.
Baca Juga:
-- KMU Berikan Bantuan Operasi Katarak Gratis 500 Mata di Mojokerto
-- 1 Operasi Katarak Berbayar Sama Dengan Memberi 1 Operasi Katarak Gratis
-- Apakah Operasi Katarak Ditanggung BPJS Kesehatan?
“Mengingat Katarak ini merupakan penyakit tertinggi di Indonesia bahkan dunia yang berakibat kebutaan, maka akan banyak orang-orang yang membutuhkan uluran tangan dermawan untuk memberikan bantuan operasi Katarak gratis bagi masyarakat yang tidak mampu,” jelas Listya Kumala Penangung Jawab Program 1 Untuk 1 KMU.
Dijelaskannya, baru ini Klinik Mata KMU juga bekerja sama dengan NGO di bidang sosial untuk melakukan operasi Katarak Gratis di Mojokerto untuk 500 mata. Hal ini juga berkat pasien yang memilih layanan operasi Katarak berbayar di KMU.
“Karena itu, saya mewakili Klinik Mata KMU, tak bosan-bosan menghaturkan rasa terima kasih kepada para dermawan,” ungkapnya.
Tanpa disadari, pasien yang memilih Operasi Katarak berbayar di Klinik Mata KMU telah membantu memberikan Operasi Katarak Gratis. (*/rir) Editor : Hany Akasah