Mahasiswi berusia 19 tahun, Vania Camila, yang menempuh studi di Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB-AD) Lamongan, berhasil meraih medali perunggu di ajang POMNAS. Kompetisi ini berlangsung di Universitas KH Ahmad Dahlan, Surakarta, pada 23-26 September 2025.
Pencapaian Vania ini menjadi momen bersejarah karena selama ini atlet pencak silat Gresik belum pernah mempersembahkan medali di POMNAS, turnamen tingkat nasional khusus bagi mahasiswa yang diselenggarakan oleh BAPOMI (Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia).
Sekretaris Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Gresik, Aris Afandi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.
"Alhamdulillah tahun ini menjadi pertama kali atlet pencak silat Gresik membawa pulang medali dari POMNAS. Sebelumnya kita sudah tiga kali mengirim atlet, tapi baru kali ini berhasil meraih medali,” kata Aris, Rabu (1/10).
Aris menjelaskan, Vania merupakan atlet binaan perguruan Tapak Suci Muhammadiyah. Sebelumnya, ia juga berhasil meraih medali emas di ajang Porprov Jawa Timur 2025.
Meskipun Vania tidak sempat mengikuti ajang Pomprov karena fokus mempersiapkan diri untuk Porprov, prestasi emas di Porprov tersebut sudah cukup mengantarkannya bersaing di tingkat nasional.
POMNAS sendiri setara dengan POPNAS, namun dikhususkan untuk mahasiswa dengan usia peserta rata-rata 18-25 tahun.
“Seleksi atlet untuk POMNAS diambil dari hasil Porprov maupun Pomprov. Jadi meskipun Vania tidak ikut Pomprov, prestasi emasnya di Porprov bisa mengantarkannya masuk ke POMNAS,” ujarnya.
Keberhasilan Vania Camila diharapkan tidak hanya menambah koleksi prestasi pribadi, tetapi juga membawa dampak positif bagi pembinaan pencak silat di Gresik.
“Ini menjadi motivasi besar bagi adik-adiknya, bahwa atlet Gresik bisa bersaing di tingkat nasional, tidak hanya di level daerah. Kita harap presentasi ini bisa menjadi pijakan untuk menembus event internasional ke depan,” imbuh Aris.
Baca Juga: Mandalika Jadi Tuan Rumah Lagi! Sirkuit Pertamina Sambut MotoGP 2025
Ke depan, IPSI Gresik berencana akan menggelar kompetisi pencak silat tingkat TK hingga SMA dalam ajang Grisse Pencak Silat Championship pada bulan November mendatang.
Kompetisi ini bertujuan menjadi ajang penjaringan bibit-bibit baru, agar regenerasi atlet pencak silat di Gresik tetap berjalan baik. (jar/han)
Editor : Hany Akasah