RADAR GRESIK-Kejutan besar mengguncang Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Gresik. Jelang laga final, Komisi Disiplin (Komdis) Asosiasi Sepak Bola Kabupaten Gresik (ASKAB PSSI Gresik) mengeluarkan keputusan mengejutkan yang menyingkirkan Kecamatan Balongpanggang dari partai final.
Dalam keputusan bernomor 03/KOMDIS-ASKAB. PSSIGRESIK/VIII/2024, Komdis menemukan adanya pelanggaran serius terkait penggunaan data palsu dalam proses pendaftaran pemain.
Hasil investigasi mendalam mengungkapkan bahwa salah satu pemain Balongpanggang dengan inisial MAM ternyata bukanlah pemain yang terdaftar secara resmi. Pemain tersebut terbukti menggunakan identitas palsu untuk mengikuti pertandingan.
Pelanggaran ini bertentangan dengan ketentuan Technical Handbook cabor sepakbola Porkab Gresik tahun 2024. Pasal A. Kelayakan Atlet, poin 2. Persyaratan Tambahan, secara tegas melarang penggunaan data atau informasi palsu dalam proses pendaftaran.
Atas pelanggaran berat tersebut, Komdis memutuskan bahwa Balongpanggang dinyatakan kalah 0-3 pada pertandingan semifinal melawan Kecamatan Cerme.
Dengan demikian, Kecamatan Cerme otomatis lolos ke babak final dan akan berhadapan dengan Kecamatan Kebomas. Sementara itu, Balongpanggang harus puas memperebutkan posisi ketiga melawan Kecamatan Gresik.
Hal ini tentu menjadi pukulan telak bagi Kecamatan Balongpanggang yang sebelumnya digadang-gadang sebagai salah satu favorit juara.
Mohammad Su'ud membenarkan hal tersebut, diungkapkannya bahwa rapat komdis langsung digelar, Kamis (29/8) dengan dihadiri Andik Satria selaku ketua sidang sidampingi empat anggota sidang.
"Komdis menyatakan akibat kejadian ini, Kecamatan Balongoanggang batal ke final dan akan digantikan Kecamatan Cerme. Namun Balongpanggang masih memiliki kesempatan dalam perebutan juara tiga menghadapi Kecamatan Gresik. Keputusan Komdis ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat," terang Su'ud.
Sementara itu, usai Balongpanggang gagal melaju ke babak final, Cerme akhirnya keluar menjadi juara Porkab cabor sepak bola tahun ini. Cerme berhasil mengkalahkan Kecamatan Kebomas melalui adu pinalti, setelah pada waktu normal bermain imbang 0-0.
Saat pertandingan awal, Kecamatan Cerme gagal mencetak gol, namun kiper Kecamatan Cerme sangat sigap menggagalkan dua kali tendangan pemain Kebomas. Skorpun berakhir 4-3 untuk kemenangan Cerme.
Baca Juga: Datangi KPU Gresik, Koalisi Bumbung Kosong Daftarkan Paslon dan Ajak Masyarakat Tidak Golput
Sementara Kecamatan Gresik menjadi juara ketiga yang harus puas meraih medali perunggu dan mengalahkan Kecamatan Balongpanggang dengan skpr tipis 1-0.
Ketua KONI Gresik dr. Anis Ambiyo mengucapkan selamat kepada atlet sepakbola Kecamatan yang telah berhasil menjadi juara. "Kami berharap dengan ini akan muncul bibit atlet muda dari cabang olahraga sepakbola yang mana merupakan cabor favorit," ujarnya. (han)
Editor : Hany Akasah