RADAR GRESIK - Suasana penuh keakraban dan kebahagiaan terpancar di Rumah Bahagia Srembi, Kembangan pada Rabu, (11/9). Inisiatif mulia yang digagas melalui Rumah Bahagia Srembi ini berhasil menyedot perhatian masyarakat luas. Program makan siang gratis yang digelar setiap Rabu menyajikan hidangan lezat bagi warga.
Sejak pukul 12.00 WIB, warga berbondong-bondong datang ke lokasi. Antusiasme yang tinggi, tak kurang dari 100 porsi makanan yang disiapkan ludes dalam waktu 30 menit saja. Menu yang bervariasi setiap minggunya selalu berhasil menggoyang lidah para pengunjung.
Anita, selaku bu RW 10 desa srembi dan Founder Rumah Bahagia Srembi, mengungkapkan bahwa tujuan utama dari program ini adalah untuk berbagi kebahagiaan, sedekah dan mempererat tali silaturahmi.
“Kami ingin menciptakan ruang di mana semua orang bisa menikmati hidangan yang sama tanpa memandang status sosial dan golongan. Bahkan, terpantau kalangan pegawai dinas, ojol, anak-anak sekolah dan ibu rumah tangga terlihat menikmati sajian yang di sediakan. Dengan berbagi, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga turut membangun komunitas yang lebih baik,” pungkasnya.
Sementara itu, founder sekaligus donatur Syaiful Latif, menambahkan, banyak masyarakat, terutama pekerja, yang membutuhkan makanan bergizi saat jam istirahat.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi berkah bagi semua pihak. Saya juga salut terhadap kerjasama relawan warga RW 10 yang ikut berjuang menghadirkan makanan bergizi ini,” ungkapnya.
Baca Juga: Kisah Pak Yasan, Penjual Jeriken Minyak Tanah Keliling di Gresik Mulai Tahun 1972
Keberhasilan program makan siang gratis ini semakin memotivasi tim Rumah Bahagia Srembi untuk terus berinovasi. Syaiful Latif mengungkapkan, ke depannya, mereka berencana untuk merenovasi lokasi agar lebih nyaman dan bisa menampung lebih banyak pengunjung.
“Kami juga membuka peluang bagi para donatur untuk ikut serta dalam kegiatan sosial ini. Setiap bantuan sangat berarti bagi kami,” tambah Syaiful.
Kisah sukses Rumah Bahagia Srembi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha kuliner dan para dermawan. (ilm/nov/han)
Editor : Hany Akasah