RADAR GRESIK - Sebanyak 25 Pelajar Tangguh Smelting mengikuti Leadership Camp selama dua hari, Sabtu (22/6) dan Minggu (23/6), di Prigen, Pasuruan. Kegiatan yang digagas oleh PT Smelting bekerjasama dengan Nurul Hayat Gresik ini bertujuan untuk menguatkan mental dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan para pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Menurut Nur Qomari, Tim Program Nurul Hayat Gresik, bahwa tujuan utama kegiatan ini untuk menguatkan mental. "Tujuan utamanya adalah menguatkan mental anak-anak agar menjadi tangguh, berani untuk mengubah hidup mereka, tidak malu, dan cakap berbicara,"terang Qomari.
Lebih lanjut kegiatan Leadership Camp ini merupakan bagian dari Program Pelajar Tangguh Smelting tahun kedua. Program ini memiliki misi mencetak generasi pemimpin masa depan yang memiliki mental dan jiwa pengusaha. Diharapkan setelah lulus sekolah, para pelajar ini tidak kebingungan mencari pekerjaan dan mampu menjadi agen perubahan di komunitas mereka.
"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada PT Smelting dan para mentor yang telah berkontribusi dalam program ini. Keberhasilan program ini semoga membawa manfaat bagi para peserta dan kita semua," ujar Nur Qomari.
Para peserta berasal dari berbagai sekolah di Gresik ini mendapatkan pelatihan dan motivasi dari mentor-mentor berpengalaman. Mereka juga dihadapkan pada berbagai tantangan untuk melatih kemampuan problem solving, kerja sama tim, dan kreativitas.
Salah satu peserta Clarisa, pelajar SMAN 1 Manyar menceritakan tantangan yang diberikan yakni berjualan keliling dengan modal seadanya.
"Mengikuti tantangan ini bersama tim terasa sangat menantang. Tim saya berjualan kopi keliling, hingga menempuh jarak sejauh 2 km. Baru kali ini saya merasa sulitnya cari uang, dan ini menjadi pengalaman yang menguatkan bagi saya dan tim,"kata Clarisa.
Program Pelajar Tangguh Smelting adalah program beasiswa dan pembinaan bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu di Gresik. Program ini bertujuan untuk membantu mereka menyelesaikan pendidikan dan mencapai potensi maksimal mereka.
Program ini meliputi pemberian beasiswa SPP, bimbingan belajar, pelatihan life skills, dan pendampingan mentoring. Para peserta juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. (rir/han)
Editor : Hany Akasah