Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Mengenal Lebih Dekat Sosok Syahrul Munir, Politisi PKB yang Direkom Jadi Calon Bupati Gresik 2024

Fahtia Ainur Rofiq • Kamis, 13 Juni 2024 | 02:36 WIB
Muhammad Syahrul Munir, Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik.
Muhammad Syahrul Munir, Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik.

RADAR GRESIK-Usai mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPD) Partaui Kebangkitan Bangsa (PKB) Nama Muhammad Syahrul Munir langsung moncer. Maklum, sebelumnya dan sebagian masyarakat memang mengetahui Syahrul sebagai sosok yang merakyat dan dekat dengan berbagai kalangan. 

Sikapnya yang low profil membuat pria yang kini menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik ini mudah bergaul dengan siapa saja.

Sejak kecil Syahrul Munir sudah berada di lingkungan keagamaan yang kuat di Tanggulrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Syahrul sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Roudlotut Tholibin Tanggulrejo Manyar, Gresik. Kemudian, melanjutkan di Madrasah Assa'idiyah Tanggulrejo, Manyar, Gresik.  Syahrul melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Sidayu sekaligus menjadi santri di Ponpes Assyafi'iyah Bungah, Gresik.

Usai lulus SMAN 1 Sidayu, Syahrul melanjutkan pendidikan Universitas Islam Syarif Hidayatullah. Kemudian melanjutkan kuliah S2 Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (UI).

Dalam dunia organisasi, Syahrul sudah melanglang buana sejak kecil. Syahrul pernah menjadi Ketua Komisariat PMII Ciputat, organisasi sayap NU di perguruan tinggi.

Syahrul juga menjabat sebagai Bendahara Ansor Gresik serta Ketua Garda Bangsa PKB Gresik.

Namanya makin dikenal usai Syahrul menjadi Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Gresik.

Syahrul menjadi salah satu politisi yang sering menjadi rekan masyarakat. Suaranya lantang memperjuangkan hak-hak rakyat.

Dengan background aktivis, Syahrul terus bergerak memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat. Mulai urusan pertanian, pertambakan, nelayan hingga serapan tenaga kerja.

"Masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Syahrul Munir.

Menurut dia, peningkatkan kesejahteraan petani, petambak, nelayan tidak bisa hanya dipikirkan di balik meja. Harus turun langsung ke lapangan untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya.

"Apalagi perkembangan industri di Gresik sangat cepat. Sehingga perlu ada langkah nyata untuk melindungi para petani, petambak dan nelayan agar tetap bisa produktif," ungkapnya.

Begitu juga terkait persoalan rendahnya serapan tenaga kerja lokal di tengah pesatnya pertumbuhan industri. Ia terus memfasilitasi beberapa kepala desa dan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) untuk menyiapkan tenaga kerja terampil agar bisa bekerja di perusahaan. 

"Perda perlindungan tenaga kerja lokal sudah dibuat. Tinggal sekarang bagaimana kita bisa menyiapkan SDM yang sesuai kebutuhan perusahaan,"  katanya.

Dalam pencalonan Bupati Gresik 2024, Syahrul Munir mengajukan beberapa program dengan istilah Gresik Mentas Menuju Tuntas dengan berbagai program unggulannya. (rof/han)

Editor : Hany Akasah
#syahrul #gresik #manyar #munir #PKB #BUPATI