RADAR GRESIK- Selama Pemilu 2024, Ketua Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Duta Bintang menerjunkan 50 perempuan inklusi. Hal itu dilakukkan setelah mendapatkan akreditasi pemantau pemilu dari Bawaslu Kabupaten Gresik.
Relawan pemantau dari kalangan akar rumput yang tersebar di Gresik baik dari Pantura seperti Kecamatan Dukun, Panceng, Ujungpangkah, Sidayu, Bungah, Gresik. Yang tak ketinggalan juga dan Pulau Bawean yaitu Tambak dan Sangkapura.
"Ada tiga pemantau inklusi dari disabilitas, yang bertugas di desa Pangkahkulon, mereka adalah Ru'yal Fatih tunawicara, TPS 01, Linatul Janani sulit berjalan di TPS 03, dan Eliyah Rahmawati punggung besar di TPS 18," kata Duta Bintan.
Selain pemantau inklusi, ada juga pemantau dari perempuan petani, nelayan, janda, mahasiswa, lansia dan rumah tangga miskin.
Meraka semua ikut berpartisipasi dalam menjaga pemilu serta antusias dalam menjalankan tugas pengawasan sebagai pemantau. Mulai dari pendirian TPS, pembukaan sampai penghitungan suara hingga tengah malam meski tidak dibayar.
"Kami mencatat beberapa temuan, bahwa ada tenda TPS yang ditinggalkan kosong karena hujan dan bocor, sehingga penghitungan suara dilakukan berpindah tempat,” kata putri KH Choesnan Marzuqi tersebut. (han)
Editor : Hany Akasah