Uji kelayakan dan kepatutan tersebut dilakukan secara bertahap. Dalam prosesnya, tahapan penyaringan bacaleg sebelum ditetapkan caleg tersebut melibatkan 3 unsur sebagai penguji, yakni akademisi, ulama, dan internal partai.
Ketua DPC PKB Gresik Much Abdul Qodir mengatakan, uji kelayakan dan kepatutan dilakukan untuk memastikan para bacaleg yang telah mendaftar baik petahana yang akan running maupun para pendatang baru memiliki kemampuan dan kompetensi yang cukup dalam menghadapi pemilu legislatif (Pileg) tahun 2024.
“Agar mereka tahu apa fungsi dan tugas sebagai legislator, tau mabda' siyasi (pondasi politik, red) partai, dan tau rumus-rumus perjuangan partai seperti apa,” ujarnya.
Dikatakan, materi dalam uji kelayakan dan kepatutan bacaleg, lebih menekankan terhadap 3 unsur penting, yakni visi-misi para bacaleg, pengetahuan tentang partai sekaligus pemahaman mabda' siyasi (pondasi politik, red) partai, serta profesionalisme sebagai penunjang mereka sebagai calon anggota legislator.
“Maka penguji kita datangkan 3 unsur juga, meliputi ulama, profesional, dan akademisi. Kemudian ada juga politisi yang menguji,” terang dia.
Pria yang juga menjabat Ketua DPRD Gresik itu menuturkan bahwa tahapan uji kelayakan dan kepatutan wajib dilalui seluruh bacaleg, baik petahana maupun pendatang baru. Total ada 70 lebih bacaleg yang nantinya akan mengerucut menjadi 50 caleg saja.
“Karena ini dalam rangka penjaringan, maka dari 70 lebih bacaleg pasti ada yang tereliminasi. Kita juga mengukur komitmen mereka terhadap basis konstituen di daerah pemilihan (Dapil, red) masing-masing,” ungkapnya.
Baca Juga : Pileg 2024, KPU Gresik Tetapkan Sembilan Dapil
Sementara itu, Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Gresik Masruron menuturkan bacaleg yang daftar melalui PKB Gresik didominasi dari berbagai kalangan. Mulai kalangan milenial, profesional, pengusaha-pengusaha muda, aktivis organisasi, dan bahkan kalangan jurnalis.
“Ada kiai dan tokoh-tokoh muda juga, yang hari ini menjadi representasi milenial. Dari seluruh Bacaleg yang daftar, kita lebih dari cukup. Sehingga dari analisa dan hasil pemetaan dari internal partai, kita optimis meraih target 16 kursi di pemilu 2024, ini cukup realistis dari 13 ke 16 kursi,” pungkas dia. (rof) Editor : Hany Akasah