Pelaksanaan Festival Ramadan di Lapangan Menganti diikuti UMKM dari berbagai sektor. Mulai UMKM sembako murah, dari Fatayat, dari Info Seputar Menganti (ISME) serta berbagai PKL. Selain itu, Festival Ramadan juga diikuti Dinas Kesehatan dengan melakukan rapid tes antigen gratis. Wakil Ketua DPRD, Mujid Ridwan mengatakan pihaknya cukup puas dengan penyelenggaraan Festival Ramadan di Lapangan Menganti.
“UMKM yang hadir cukup bervariasi. Sehingga bisa menarik minat masyarakat untuk hadir,” ujarnya, kemarin.
Menurut dia, penampilan grup Qosidah juga menjadi daya tarik tersendiri. Para peserta berhasil memukau para pengunjung. “Ini merupakan ikhtiar kami untuk membantu pemulihan ekonomi nasional (PEN). Sebab, sudah satu tahun lebih pandemi berdampak cukup besar pada sektor ekonomi,” terangnya.
Meski begitu, pihaknya terus mengingatkan para pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Sebab, pemulihan ekonomi harus tetap dibarengi dengan kesadaran menjaga diri agar tidak tertular Covid-19. “Pandemi belum sepenuhnya berakhir. Ayo sama-sama berikhtiar untuk membangkitkan ekonomi dengan tetap memperhatikan prokes,” ungkap politisi senior PDIP Gresik ini.
Hal senada disampaikan Anggota DPRD Gresik Nasir Kholil. Politisi Partai Nasdem ini menilai kegiatan seperti ini memang perlu digelar mengingat sudah satu tahun lebih pandemi melanda. “Namun saya terus menghimbau agar prokes tetap dijaga,”katanya.
Di tempat yang sama, Camat Menganti Sujarto mengatakan pihaknya sangat berterima kasih kepada DPRD Gresik yang memberikan kesempatan kepada para UMKM untuk bangkit. “Saya kira ini penting untuk pemulihan ekonomi. Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa terus terselenggara dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” terangnya.
Sementara untuk pemenang lomba Qosidah yakni, grup Syifaul Qulub berhasil meraih Juara I, Ner Azzahrah Juara II, dan terakhir Karisma Nada Juara III. (jar/rof) Editor : Hany Akasah