RADAR GRESIK – Mengisi kemuliaan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Gresik menggelar agenda religi bertajuk Quran Fest.
Kegiatan yang dipusatkan di Kantor DPD PKS Gresik ini diisi dengan Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) yang diikuti oleh perwakilan Unit Pembinaan Anggota (UPA) dari berbagai jenjang.
Quran Fest bukan sekadar kegiatan lokal, melainkan bagian dari instruksi nasional PKS untuk menguatkan kedekatan kader dengan Al-Qur’an. Program ini dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat daerah (kabupaten), wilayah (provinsi), hingga tingkat pusat.
Ketua DPD PKS Kabupaten Gresik, Muchlisin, menegaskan bahwa sebagai partai Islam rahmatan lil ‘alamin, PKS memiliki tanggung jawab moral untuk menghidupkan nilai-nilai Al-Qur'an, terutama di bulan Ramadan.
“PKS tidak bisa dipisahkan dari Al-Qur’an. Di bulan Ramadan yang merupakan bulan turunnya Al-Qur’an ini, kegiatan seperti Quran Fest menjadi sangat relevan untuk memperkuat spiritualitas anggota,” ujar Muchlisin.
Muchlisin juga menjelaskan bahwa selama bulan suci, PKS membatasi aktivitas politik praktis yang tidak bersifat mendesak.
Sesuai arahan Presiden PKS, seluruh energi partai difokuskan pada tiga pilar utama. Yakni kegiatan ibadah, dakwah, dan pelayanan Sosial.
“PKS tidak melulu bicara politik. Selama Ramadan, fokus utama kami adalah penguatan ibadah dan pelayanan kepada masyarakat. Quran Fest ini adalah manifestasi dari semangat tersebut,” imbuhnya.
Selain sebagai sarana syiar, ajang ini juga menjadi seleksi bagi para penghafal Al-Qur'an terbaik di internal partai. Peserta terbaik dari tingkat Kabupaten Gresik nantinya akan didelegasikan untuk berkompetisi di Quran Fest tingkat Wilayah yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Maret 2026 di Surabaya.
Melalui kegiatan ini, PKS Gresik berharap para anggotanya tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai Qur’ani dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Gresik. (jar/han)
Editor : Hany Akasah