RADAR GRESIK – Komitmen Kabupaten Gresik dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sebanyak sembilan sekolah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan bergengsi Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup atau Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Kamis, (11/12).
Penghargaan Adiwiyata diberikan kepada sekolah yang dinilai berhasil melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) dan memenuhi kriteria sebagai Sekolah Adiwiyata.
Kabupaten Gresik berhasil membawa pulang total sembilan penghargaan yang terbagi dalam dua kategori. Lima sekolah yang berhasil meraih Adiwiyata Nasional oalah SD YIMI, UPT SDN 49 Gresik, MI Miftahul Ulum, UPT SMPN 11 Gresik, dan UPT SMPN 25 Gresik.
Sementara empat sekolah Adiwiyata Mandiri oalah SD Muhammadiyah 1 Wringinanom, UPT SDN 11 Gresik, MI Ma'arif NU Manbaur Rohmah, dan UPT SMPN 26 Gresik.
Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Gresik. Termasuk Bupati Gresik, Wakil Bupati Gresik, Kepala Dinas Pendidikan, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik atas support, kerja sama, dan kolaborasi yang telah diberikan.
Menanggapi prestasi ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, menyampaikan harapannya agar penghargaan yang telah diraih ini dapat menjadi pemantik semangat bagi sekolah-sekolah lain.
"Semoga penghargaan ini bisa memotivasi sekolah-sekolah lain untuk mengikuti jejak sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri tersebut, demi menciptakan lingkungan sekolah yang lebih hijau dan berbudaya lingkungan," ujar Sri Subaidah.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi Gresik untuk terus memperluas Gerakan PBLHS, mencetak generasi yang memiliki kesadaran tinggi terhadap kelestarian lingkungan. (jar/han)
Editor : Hany Akasah