Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Warga Cerme Ngadu ke DPRD, 1,5 Tahun Beli Air Tangki Karena Janji Air Bersih Mangkrak

Fajar Yuliyanto • Sabtu, 6 Desember 2025 | 17:12 WIB

AUDIENSI : Ketua DPRD Gresik saat menerima audiensi dari penghuni perumahan di Cerme, Gresik.
AUDIENSI : Ketua DPRD Gresik saat menerima audiensi dari penghuni perumahan di Cerme, Gresik.

RADAR GRESIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik menerima aduan serius dari puluhan warga di salah satu perumahan di Kecamatan Cerme.

Warga mengeluhkan bahwa hingga kini mereka belum mendapatkan sambungan air bersih, meskipun sebagian unit rumah sudah dihuni selama 1,5 tahun.

Aduan tersebut disampaikan langsung kepada Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir, oleh perwakilan warga, M. Lukman Hakim dan koordinator warga, Mulyadi.

Baca Juga: Angkutan Galian C Tak Tutup Terpal, Dishub Gresik Berikan Imbauan, DPRD Minta Sanksi Tegas

Menurut warga, dari total 246 unit rumah yang dibangun, sekitar separuhnya sudah berpenghuni. Saat proses akad pembelian, warga dijanjikan bahwa harga rumah sudah termasuk sambungan air bersih, dan pemasangannya akan selesai sebelum serah terima kunci.

“Seharusnya saat menerima kunci, sambungan air bersih sudah terpasang. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi,” kata Lukman.

Akibat ketiadaan akses air bersih, warga terpaksa harus membeli air tangki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini dinilai sangat memberatkan, mengingat fasilitas vital tersebut seharusnya menjadi bagian dari komitmen pengembang.

Baca Juga: Akses Menuju Surabaya Makin Lancar, DPRD Apresiasi Pelebaran Jalan Menganti - Lakarsantri

Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir, menyayangkan sikap pengembang yang dinilai tidak menjalankan kewajibannya. Syahrul mengaku telah mengkonfirmasi hal ini kepada Direktur Utama Perumda Giri Tirta.

“Saya sudah cek ke Dirut Giri Tirta, dan memang belum ada pengajuan sama sekali dari pengembang terkait sambungan jaringan air bersih. Ini sangat disayangkan,” ucap Syahrul.

Syahrul menegaskan bahwa DPRD akan segera mengambil tindakan dengan memanggil pihak pengembang bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk meminta klarifikasi dan memastikan masalah ini segera tuntas.

“Masalah ini harus segera dituntaskan oleh pengembang agar warga tidak terus dirugikan,” imbuhnya.

Baca Juga: Pemkab Gresik Dukung Penuh Lima Ranperda Inisiatif DPRD, Bupati Gus Yani Beri Catatan Penting

Lebih lanjut, Syahrul meminta OPD yang menangani regulasi dan perizinan perumahan untuk memperketat pengawasan terhadap para pengembang di masa mendatang. Pengawasan yang ketat bertujuan agar semua kebutuhan vital penghuni, termasuk sambungan air bersih, dipenuhi sesuai janji saat pembelian.

“Kasus seperti ini tidak boleh terulang. Pengawasan harus diperkuat agar warga menerima fasilitas sesuai janji saat membeli rumah,” pungkasnnya (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#gresik #cerme #Masyarakat #dprd #aduan