RADAR GRESIK – Proses penjaringan perangkat Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, dilaksanakan secara transparan dan profesional di Kampus Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) pada Senin (3/11).
Metode yang digunakan adalah Computer Assisted Test (CAT), yang hasilnya langsung diketahui oleh peserta.
Kepala Desa Gredek, Muhammad Bahrul Ghofar, mengatakan bahwa keterlibatan akademisi kampus secara langsung ini bertujuan utama untuk menekan ruang kecurangan dalam proses penjaringan perangkat desa.
"Tes dilakukan langsung oleh peserta secara digital, hasilnya keluar saat itu juga. Tidak ada ruang untuk kecurangan," kata Ghofar, ditemui seusai pelaksanaan penjaringan.
Ghofar menambahkan, kerja sama dengan UMG ini sudah berlangsung untuk yang kedua kalinya.
Dari pengalaman tahun sebelumnya, penjaringan yang dilakukan bersama UMG terbukti lebih transparan, terbuka, dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.
Pada seleksi tahun ini, Ghofar menyebutkan terdapat lima pendaftar yang bersaing untuk mengisi formasi Kaur Perencanaan.
Komitmen UMG Menjaga Integritas Seleksi
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik, Khoirul Anwar, mengungkapkan bahwa sudah ada lebih dari sepuluh desa yang memberikan kepercayaan kepada UMG untuk menyelenggarakan seleksi perangkat desa menggunakan metode CAT.
UMG berkomitmen penuh untuk menjaga objektivitas dan integritas dalam setiap pelaksanaan seleksi tersebut.
“Ini kolaborasi yang sudah terjalin lama. Kami sebagai perguruan tinggi berkewajiban menyediakan proses seleksi yang profesional dan transparan. Sistem CAT yang kami gunakan memastikan hasil muncul langsung dan soalnya berbeda di setiap komputer,” pungkas Khoirul Anwar. (yud/han)
Editor : Hany Akasah