RADAR GRESIK – Kementerian Pertanian (Kementan) RI menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Bantuan ini diserahkan dalam upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas hasil panen padi, sekaligus menindaklanjuti usulan dari Anggota DPRD Jawa Timur, MH Rofiq.
Total bantuan Alsintan yang diserahkan kepada petani di Gresik meliputi dua unit combine harvester dan empat unit hand traktor. Salah satu penerima hand traktor adalah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Karangrejo, Ujungpangkah.
Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Tenaga Ahli Wakil Menteri Pertanian RI, M. Mujiburrohman, didampingi Anggota Komisi II DPRD Gresik dari Fraksi Gerindra, Muhammad Kurdi.
Mujiburrohman berharap bantuan ini dapat membawa dampak signifikan. “Bantuan ini merupakan upaya kami di Kementan untuk mewujudkan swasembada pangan seperti yang dicita-citakan Pak Presiden Prabowo Subianto. Dengan adanya alsintan ini, petani tidak hanya lebih hemat waktu dan biaya, tetapi juga lebih optimistis hasil panennya,” kata Mujiburrohman.
Anggota DPRD Jatim, Gus Rofiq (sapaan akrab MH Rofiq), berharap bantuan tersebut bisa berdampak positif terhadap kesejahteraan petani sekaligus meningkatkan hasil padi.
“Dengan alsintan ini kami berharap petani bisa mandiri dan memaksimalkan penggunaannya,” ucapnya.
Ketua Gapoktan Karangrejo, Abdul Ghofur, menyambut baik bantuan ini. “Saya optimistis produktivitas pertanian di sini akan meningkat, dan semoga bantuan ini terus berlanjut agar petani semakin semangat bertani,” jelas Ghofur, seraya menyampaikan rasa syukur.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Gresik, Muhammad Kurdi, berharap bantuan dari pemerintah pusat ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para petani. Legislator yang dikenal getol memperjuangkan petani dan nelayan ini menilai persoalan pertanian cukup kompleks, sehingga perlu didukung oleh kebijakan yang pro-petani.
“Kebetulan saya ada di Komisi II yang merupakan mitra Dinas Pertanian. DPRD mendorong agar kebijakan sektor pertanian harus sejalan dengan harapan petani yang harus sejahtera, petani harus kaya,” pungkas Kurdi. (jar/han)
Editor : Hany Akasah