Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kembangkan RS Pendidikan, Pemkab Gresik Tekankan Pentingnya Etika dan Kualitas Layanan

Yudhi Dwi Anggoro • Jumat, 19 September 2025 | 18:38 WIB
FGD : Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif, anggota Komisi IV DPRD Gresik bersama RSUD Ibnu Sina menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait RSUD Ibnu Sina sebagai Rumah Sakit Pendidikan.
FGD : Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif, anggota Komisi IV DPRD Gresik bersama RSUD Ibnu Sina menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait RSUD Ibnu Sina sebagai Rumah Sakit Pendidikan.

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik bersama RSUD Ibnu Sina menggelar Forum Group Discussion (FGD) dengan tema "RSUD Ibnu Sina sebagai Rumah Sakit Pendidikan" pada Kamis (18/9).

Acara ini bertujuan untuk memperkuat fungsi rumah sakit sebagai pusat pelayanan kesehatan sekaligus wahana pendidikan dan penelitian bagi berbagai perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif menekankan pentingnya penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas. Ia juga menyoroti aspek non-teknis yang krusial.

"SOP harus jelas, agar tidak ada kekeliruan. Serta jangan lupa, adab dan soft skill juga wajib dijaga," tegasnya.

Menurut Wabup Alif, mahasiswa yang menempuh pendidikan di RSUD Ibnu Sina tidak hanya dituntut cakap secara teknis, tetapi juga harus memiliki empati dan etika dalam melayani pasien.

Senada dengan itu, Direktur RSUD Ibnu Sina dr. Soni menjelaskan bahwa rumah sakitnya kini berstatus sebagai rumah sakit tipe B pendidikan dengan akreditasi paripurna.

Hingga kini, sudah ada 45 institusi pendidikan yang menjalin kerja sama, dengan 148 peserta didik yang sedang menjalani pendidikan klinik. Mereka terdiri dari dokter muda, residen, serta mahasiswa keperawatan, gizi, farmasi, dan kebidanan.

Anggota Komisi IV DPRD Gresik, Jumanto dan Imam Syaifudin, mengingatkan agar status sebagai rumah sakit pendidikan tidak boleh mengorbankan mutu pelayanan.

"Integritas pelayanan harus tetap nomor satu. Ini juga harus ditanamkan kepada mahasiswa yang magang, bahwa pasien adalah prioritas utama," tegasnya.

FGD ini juga membahas gagasan pengembangan program ke depan, termasuk peluang beasiswa kedokteran bagi keluarga tidak mampu melalui kerja sama dengan universitas mitra.

Langkah ini diharapkan dapat sejalan dengan visi Pemkab Gresik untuk menekan angka kemiskinan dengan meningkatkan akses pendidikan.

Saat ini, RSUD Ibnu Sina merupakan rumah sakit milik Pemerintah Daerah dengan kapasitas 347 tempat tidur yang berlokasi di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kebomas. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#berita #Pemkab #rs pendidikan #gresik