Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Semarak Lomba Mewarnai Damar Kurung, Anggota DPRD Gresik Ricke Mayumi Dorong Pelestarian di Kalangan Anak-anak

Fajar Yuliyanto • Senin, 25 Agustus 2025 | 15:17 WIB
Anggota DPRD Gresik, Ricke Mayumi antusias mengawal peserta lomba melukis Damar kurung di WEP kemarin.
Anggota DPRD Gresik, Ricke Mayumi antusias mengawal peserta lomba melukis Damar kurung di WEP kemarin.

RADAR GRESIK - Ratusan anak di Kabupaten Gresik antusias mengikuti lomba mewarnai dan menggambar damar kurung yang diadakan oleh Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik.

Acara yang digelar di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Minggu (24/8) ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 RI. 

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ricke Mayumi, Anggota Komisi II DPRD Gresik, bersama budayawan Kris Adji. Dalam sambutannya, Ricke Mayumi mengapresiasi tinggi acara tersebut, menekankan pentingnya melestarikan seni tradisi damar kurung sebagai kebanggaan warga Gresik.

"Ini luar biasa. Saya sangat mengapresiasi. Bukan sekadar lomba, tetapi juga ada esensi dalam melestarikan tradisi damar kurung yang sudah jadi kebanggaan warga Gresik," ungkap Ricke.

Politisi Partai Gerindra ini berharap kegiatan serupa dapat terus digelorakan agar warisan budaya damar kurung terus lestari, terutama di kalangan anak-anak.

"Anak-anak yang jadi peserta ini secara langsung melestarikan damar kurung. Saya tadi lihat juga mereka gambar-gambarnya bagus," tambahnya.

Menurut salah satu panitia, Anhar, lomba tahun ini diikuti sekitar 200 peserta yang dibagi dalam dua kategori: mewarnai dan menggambar.

"Pesertanya se-Kabupaten Gresik. Acara ini sudah dua tahun kami gelar, dan tahun ini berlangsung lebih meriah," kata Anhar.

Budayawan Kris Adji menegaskan bahwa damar kurung memiliki makna lebih dari sekadar gambar. "Damar kurung bukan sekadar gambar, tetapi punya komposisi dan cerita tentang kehidupan warga Gresik," jelasnya.

Kris Adji juga menekankan bahwa Gresik patut berbangga, karena karya legendaris Mbah Masmundari ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kemdikbud pada tahun 2017. Ia bersama seniman lain telah menginisiasi gerakan "satu rumah satu damar kurung".

"Semoga, damar kurung semakin mendunia, tidak hanya dalam bentuk karya seni, tapi juga produk turunan seperti kaus, tas, atau merchandise," pungkasnya, optimis terhadap masa depan tradisi ini. (rir/han) 

Editor : Hany Akasah
#Damar Kurung #Gerindra #gresik #Ricke Mayumi #WEP #Kris Adji AW