RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar kegiatan Aksi Bersih Pantai dan Pembagian 10.000 Bendera Merah Putih pada Jumat (8/8/2025).
Acara ini diadakan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di pesisir Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik.
Di lokasi tersebut, terlihat ratusan peserta bahu-membahu membersihkan sampah di sepanjang pantai. Kawasan pesisir ini merupakan salah satu area strategis karena menjadi jalur perlintasan wisata religi dan aktivitas pelabuhan.
Kepala DLH Gresik, Sri Subaidah, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata masyarakat dalam memperingati kemerdekaan dan menjaga kelestarian lingkungan.
"Kami ingin menyampaikan pesan bahwa semangat nasionalisme bisa diwujudkan tidak hanya melalui simbol-simbol, tetapi juga lewat tindakan nyata seperti menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan," ujar Subaidah.
Dalam aksi bersih pantai ini, total 795 kilogram sampah berhasil dikumpulkan. Selain itu, ada tambahan lima truk penuh sampah yang diangkut dari lokasi.
Sampah-sampah tersebut terdiri dari limbah anorganik seperti plastik dan botol bekas, serta limbah organik yang terdampar di sekitar pantai.
Ketua panitia kegiatan, Rhesvian Ari, menjelaskan bahwa aksi bersih pantai ini rutin diadakan setiap tahun menjelang perayaan kemerdekaan. Namun, tahun ini terasa lebih istimewa karena dibarengi dengan pembagian 10.000 bendera merah putih.
"Setiap tahun kita adakan kegiatan seperti ini, tapi tahun ini skalanya lebih besar. Selain membersihkan lingkungan, kami ingin mengajak masyarakat menunjukkan semangat nasionalismenya dengan mengibarkan bendera merah putih," jelas Rhesvian.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan laut. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan kepedulian bersama terhadap isu-isu lingkungan.
"Harapannya, masyarakat bisa lebih menjaga lingkungan agar kegiatan seperti ini tidak hanya diadakan setahun sekali, tapi sudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya. (yud)
Editor : Hany Akasah