RADAR GRESIK - Pucuk pimpinan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik resmi berganti. Mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Talaud Melonguane Sulawesi Utara, Yanuar Utama dipercaya memimpin Kejari Gresik menggantikan Nana Riana yang mendapat promosi Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.
Serah terima jabatan (Sertijab) dua pimpinan koprs Adhyaksa itu sudah dilakukan di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kamis (24/7). Setelah resmi menjabat Kajari Gresik. Sejumlah pekerjaan rumah, atau PR menanti di hadapan Yanuar Utomo. Salah satunya penanganan dugaan kasus korupsi yang tengah bergulir.
"Saya mengucapkan terima kasih atas amanah ini. Mohon doa dan dukungannya utamanya masyarakat Gresik sebagai orang baru memimpin Kejari Gresik," ujarnya, Kamis (24/7).
Dirinya mengucapkan terima kasih atas kontribusi pejabat pendahulu. Dengan berbagai capaian dan prestasi yang telah diraih. "Program tersebut tentu akan kami teruskan dan tingkatkan," ungkap Yanuar Utomo.
Sementara itu, mantan Kajari Gresik Nana Riana menuturkan, dirinya juga mengucapkan terima kasih selama menjadi pucuk pimpinan selama 2 tahun 5 bulan.
"Terima kasih kepada masyarakat Gresik atas dukungannya. Tanpa hal itu, tentu kinerja kami tidak akan maksimal," tuturnya.
Sejak menjabat Kejari Gresik, Nana Riana berhasil membongkar sejumlah kasus korupsi. Mulai dari korupsi dana hibah UMKM yang menyeret sejumlah pejabat Diskoperindag Gresik, korupsi CSR Desa Roomo Kecamatan Manyar. Hingga penyelidikan dana hibah Ponpes di wilayah Manyar. (yud/han)
Editor : Hany Akasah