Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Bupati Yani Apresiasi Bea Cukai Gresik Berhasil Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Ekspor Perdana Pakan Ternak ke Pasar Malaysia

Muhammad Firman Syah • Rabu, 25 Juni 2025 | 00:40 WIB
Kepala Bea Cukai Gresik, Wahjudi Ardijanto (kanan) bersama Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Owner PT Aji Bakuh Anugerah, Subkhi melakukan pelepasan ekspor perdana pakan ternak menuju Malaysia.
Kepala Bea Cukai Gresik, Wahjudi Ardijanto (kanan) bersama Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Owner PT Aji Bakuh Anugerah, Subkhi melakukan pelepasan ekspor perdana pakan ternak menuju Malaysia.

Kebomas – Optimisme akan masa depan ekspor produk lokal kembali menguat. Di tengah tantangan global yang dinamis, Bea Cukai Gresik menunjukkan peran strategisnya sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Bukti teranyar datang dari suksesnya ekspor perdana pakan ternak produksi PT Aji Bakuh Anugrah (ABA) Gresik ke pasar Malaysia.

Pelepasan ekspor yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Gresik ini menjadi momen penting yang menandai keberhasilan sinergi antar stakeholder: antara pelaku usaha, pemerintah daerah, dan lembaga kepabeanan. Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, dalam sambutannya mengapresiasi langkah progresif Bea Cukai Gresik yang terus mendorong pelaku UMKM lokal untuk berani menembus pasar internasional.

“Ekspor itu mudah. Yang dibutuhkan adalah komitmen dan kemauan untuk terus belajar. Dengan pendampingan intensif dari Bea Cukai Gresik, PT Aji Bakuh Anugerah telah membuktikan bahwa inovasi berbasis lokal bisa berbicara di pasar global,” ungkap Bupati Gresik.

Tak hanya sebatas pelepasan ekspor, agenda hari itu juga menjadi panggung penegasan model hilirisasi yang digagas PT ABA mengubah limbah kakao dari industri besar menjadi pakan ternak bernilai ekspor. Strategi ini memperkuat ekonomi sirkular sekaligus mengangkat potensi tersembunyi dari bahan baku lokal yang selama ini terabaikan.

Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Wahjudi Ardijanto, menegaskan bahwa institusinya tidak lagi semata menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis UMKM dalam membangun jalan menuju kemandirian ekonomi.

“Fasilitasi ekspor bukan hanya soal dokumen, tapi bagaimana kami hadir mendampingi UMKM dari nol. Mulai dari edukasi, penyusunan berkas, pengenalan sistem kepabeanan, hingga menjembatani dengan buyer internasional. Kami ingin UMKM tidak lagi takut mengekspor, melainkan menjadikan itu sebagai target nyata,” terang Wahjudi.

Bea Cukai Gresik secara aktif menggelar klinik ekspor, membuka akses jejaring ke kawasan industri seperti PT Cargill Indonesia dan PT Jebe Koko, serta melibatkan diri dalam pelatihan dan temu bisnis lintas sektor.

Di sela pelepasan ekspor pakan ternak, dilakukan pula penyerahan sertifikat HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) kepada Koperasi Merah Putih Rumput Laut Gresik. Sertifikasi ini merupakan bentuk dukungan Bea Cukai terhadap penguatan rantai nilai di sektor perikanan, khususnya untuk pelaku usaha di wilayah pesisir.

HACCP menjadi pintu masuk bagi produk perikanan untuk menjangkau pasar ekspor dengan regulasi ketat. Upaya ini difasilitasi secara sinergis bersama Badan Mutu KKP Surabaya II dan Dinas Perikanan Kabupaten Gresik.

Owner PT Aji Bakuh Anugerah, Subkhi tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Bagi dirinya, momen ini bukan sekadar transaksi ekspor, melainkan awal dari masa depan UMKM yang lebih cerah.

“Kami bersyukur, Bea Cukai Gresik terus mendampingi hingga ekspor ini berhasil dilakukan. Semoga langkah ini menjadi pemicu bagi UMKM lain untuk ikut naik kelas,” tutur Kaji Uki.

Editor : Cak Fir
#malaysia #ekspor #gresik #Perdana #pakan ternak #BUPATI #bea cukai gresik