Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Pemkab Gresik Mengawal Persiapan Sekolah Rakyat Gratis untuk Keluarga Miskin

Hany Akasah • Jumat, 9 Mei 2025 | 22:12 WIB
SOSIALISASI: Plt Bupati Gresik, Asluchul Alif menegaskan komitmen Pemkab Gresik dalam mendukung penuh inisiatif program  sekolah rakyat.
SOSIALISASI: Plt Bupati Gresik, Asluchul Alif menegaskan komitmen Pemkab Gresik dalam mendukung penuh inisiatif program  sekolah rakyat.

 

RADAR GRESIK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bergerak cepat mewujudkan program Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Langkah awal diwujudkan dengan menggelar konsultasi publik persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Pendopo Kantor Kecamatan Sidayu, Jumat (9/5/2025). Program ini bertujuan memberikan akses pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Gresik.

Plt Bupati Gresik, Asluchul Alif, yang memimpin langsung rapat konsultasi tersebut, menegaskan komitmen Pemkab Gresik dalam mendukung penuh inisiatif nasional ini.

"Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah berharap dapat memutus rantai kemiskinan dan memberikan kesempatan yang setara bagi anak-anak putus sekolah untuk mendapatkan pendidikan berkualitas," ujarnya.

Asluchul Alif menjelaskan sasaran utama Sekolah Rakyat adalah anak-anak dari keluarga dengan kategori Desil 1 dan 2, yaitu keluarga miskin dan miskin ekstrem. Prioritas akan diberikan kepada mereka yang memiliki potensi akademik menonjol.

"Berdasarkan data yang ada, terdapat sekitar 1.000 anak dari keluarga Desil 1 dan 2 di Gresik yang saat ini tidak bersekolah. Sebagian besar dari mereka berasal dari Kecamatan Sangkapura, Driyorejo, dan Menganti. Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan," terangnya.

Plt Bupati Gresik menilai program Sekolah Rakyat sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di berbagai daerah. Pihaknya berharap pembangunan sekolah ini dapat berjalan lancar dan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Gresik telah menyiapkan lahan seluas 5 hektare yang dilengkapi dengan akses dan fasilitas pendukung untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Rencananya, sekolah ini akan mengadopsi sistem boarding school atau asrama.

"Dengan sistem asrama, kami berharap Sekolah Rakyat dapat memberikan pembinaan yang lebih intensif dan komprehensif kepada anak-anak dari keluarga tidak mampu, sehingga mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas SDM dan meraih masa depan yang lebih baik di Gresik," pungkasnya. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#Sekolah Rakyat #gresik #Konsultasi #BUPATI #keluarga miskin #SIDAYU