RADAR GRESIK - Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Perhubungan memberangkatkan ribuan pemudik secara gratis dengan menggunakan 24 armada bus. Acara pelepasan pemudik ini berlangsung di halaman kantor Pemkab Gresik pada Kamis (27/3) dan diikuti oleh 1.074 orang yang hendak pulang kampung ke berbagai wilayah.
Sebelum keberangkatan, seluruh sopir dan kenek bus menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik selama perjalanan.
Suasana pemberangkatan semakin meriah dengan adanya stand Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjajakan berbagai kebutuhan mudik serta menawarkan sembako murah kepada para pemudik.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, yang hadir dalam acara pelepasan pemudik, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan publik yang sangat membantu masyarakat Gresik sehingga diupayakan tidak terpengaruh oleh efisiensi. Ia berharap program mudik gratis ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Gresik yang hendak merayakan Hari Raya di kampung halaman.
"Mudah-mudahan ini menjadi sebuah kegiatan yang baik, bagi para pemudik merasa bahagia bisa mudik ke kampung halaman," ujar Bupati Fandi Akhmad Yani.
Lebih lanjut, Bupati Fandi Akhmad Yani juga menyampaikan bahwa Pemkab Gresik sengaja memberikan hampers untuk para pemudik dengan membeli produk UMKM lokal, sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi UMKM dengan Bela, Beli dan Bagi.
“Saya juga mengajak Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para undangan untuk membeli membeli produk UMKM Gresik untuk oleh-oleh ketika mudik,”imbuhnya.
Kepala Dinas Perhubungan Gresik, Khusaini, menjelaskan bahwa penyediaan 24 armada bus ini bertujuan untuk memberikan layanan kepada masyarakat umum dan menekan angka kecelakaan selama periode mudik. Ia juga menyebutkan bahwa jumlah peserta mudik gratis tahun ini mengalami kenaikan sebesar 20,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Armada bus yang diberangkatkan terdiri dari sembilan bus dari Pemkab Gresik, satu bus dari Polres Gresik, dan 14 bus dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bus-bus tersebut melayani delapan rute jurusan ke seluruh Jawa Timur,” ungkapnya.
Dari 24 bus tersebut melayani delapan rute diantaranya dua bus tujuan Situbondo dan Banyuwangi, tiga bus tujuan Pasuruan-probolinggo-Lumajang- Jember, satu bus tujuan Malang dan Blitar, empat bus tujuan Jombang, Kediri, Tulungagung, dan Trenggalek, lima bus jurusan Ponorogo, tiga bus jurusan Madiun, tiga bus jurusan Magetan, serta tiga bus jurusan Bojonegoro-Padangan-Ngawi.
Sebelumnya, Pemkab Gresik juga telah memberikan fasilitas mudik gratis kepada 1.916 santri yang belajar di pondok pesantren di luar Gresik. Mereka juga akan mendapatkan fasilitas diantar kembali ke lokasi masing-masing setelah Hari Raya Idulfitri. Selain itu bagi pemudik dengan tujuan Bawean, Pemkab Gresik menyediakan 100 tiket kapal gratis. (rir/han)
Editor : Hany Akasah